Hamas: KTT Nouakchott Mencerminkan Kelemahan Negara Arab.

BY Mahmoud Abu ShariaEdited Thu,28 Jul 2016,08:54 AM

Hamas: KTT Nouakchott Mencerminkan Kelemahan Negara Arab.

Jalur Gaza –Suarapalestina- Gerakan Perlawanan Islam (HAMAS) menyatakan penyesalannya atas lemahnya persatuan bangsa Arab. Hal ini terlihat jelas dalam KTT Liga Arab di Nouakchott Senin lalu.

Hamas mengatakan 80% pemimpin negara-negara Arab tidak ikut hadir dalam konferensi tersebut. Sementra jadwal acara yang direncanakan selama dua hari disingkat hanya menjadi satu hari dimana keputusan yang diambil dalam konferensi tersebut tidak memihak terhadap kepentingan negara Palestina dan Arab. 

Hamas menekankan bahwa pembebasan Palestina dari pendudukan Israel akan tetap menjadi masalah sentral seluruh umat Islam yang tidak boleh diabaikan.

'KTT tersebut seharusnya menyatakan bahwa Israel adalah negara teroris utama di kawasan, dan rakyat Palestina melakukan perlawanan yang sah dan harus mendapat dukungan penuh. Dan upaya menutupi kriminal Israel dengan inisiatif politik tidak dapat diterima, baik inisiatif Perancis atau normalisasi hubungan. Dan penyelesaian kasus di Palestina harus dilakukan dengan melakukan perlawanan untuk menyapu pendudukan Israel serta menyucikan situs Palestina, tanpa menunduk dihadapan mereka'.

Hamas mengatakan KTT tersebut tidak membahas masalah blokade dan agresi Israel. 'Seolah-olah darah bangsa kami dan penderitaan mereka tidak berarti sama sekali', sebutnya.

'KTT tersebut tidak menuntut Israel menghentikan blokade dan tidak menuntut Israel agar tidak menyakiti rakyat Palestina serta tidak mengotori tempat suci kami'.

KTT Nouakchott menyambut baik inisiatif Perancis untuk menyelesaikan masalah Palestina, serta mengakui perjanjian Arab tahun 2002 meskipun Israel menolak perjanjian tersebut.

leave a reply