Pakar Hukum Internasional: Israel Ingin Hilangkan Jejak,

BY Rizky SyahputraEdited Fri,26 Aug 2016,06:57 AM

Pakar Hukum Internasional: Israel Ingin Menghilangkan Jejak Kejahatan Perang 2014.

Jalur Gaza – SuaraPalestina - Aktivis kemanusiaan dan pakar hukum Internasional Sholah Abdul Athiy menyebutkan bahwa Israel berusaha untuk cuci tangan tindak kejahatan perang yang telah dilakukannya pada tahun 2014 lalu atas rakyat Gaza, dan ingin lari dari hukuman pengadilan Internasional.

Kepada kantor berita “Palestine Day” yang dikutip oleh SPNA Abdul Athiy menyatakan bahwa bahwa pemerintah Israel punya andil besar dalam perang di Gaza 2014.

 “Pengadilan Militer Israel juga terlibat dalam kejahatan perang ini, aksi pembantaian terhadap rakyat sipil di Jalur Gaza terjadi di beberapa wilayah seperti : Jabaliya, Rafah, dan as-Syuja’ah. Namun pengadilan Israel membantahnya, bahwa pasukan militer Israel tidak pernah melakukan tindak kejahatan kecuali hanya sekali, kasus pencurian uang oleh tentara Israel. Padahal ada 360 kasus tindak kejahatan yang sudah diajukan ke pengadilan militer Israel, hanya satu kasus yang ditangani.” Ungkapnya.

Komisi HAM Internasional dan masyarakat dunia telah melihat bagaimana Israel melakukan aksi pembantaian terhadap rakyat sipil tahun 2014 yang lalu. HAM Internasional juga telah menerima 360 laporan tindak kejahatan tentara Israel terhadap rakyat Palestina. Dan dilimpahkan kepada pengadilan militer Israel. Namun hanya satu kasus yang ditangani yaitu tiga tentara Israel terlibat dalam pencurian uang sebesar 2420 shekel.

Perlu diketahui, bahwa lebih dari 500 kasus pelanggaran HAM Israel yang sudah dilaporkan ke Komisi HAM Internasional.

leave a reply