PM Israel hadiri undangan Clinton dan Trump

BY Rizky SyahputraEdited Tue,01 Nov 2016,12:45 PM

PM Israel hadiri undangan Clinton dan Trump di Gedung Putih

Al-Quds-SP- Dalam konferensi persnya, Senin (31/10) PM Israel Benyamin Netanyahu menyatakan bahwa pihaknya telah mendapat undangan resmi dari kedua calon presiden AS, baik Donald Trump maupun Hillary Clinton setelah proses pemilu di Amerika berakhir.

Hal ini disampaikan juga oleh PM Netanyahu dihadapan anggota Parlemen Knesset dalam pembahasan hubungan luar negeri Israel-Amerika pasca pemilu.

Netanyahu menegaskan bahwa dirinya tetap menjalin hubungan dengan Amerika Serikat siapapun calon yang akan menang tidak akan berpengaruh terhadap politik luar negeri Israel.

Selain itu juga, Presiden Israel Ruvin Reflin menyatakan bahwa al-Quds akan selamanya tetap terbagi untuk Palestina dan Israel, siapapun tidak bisa mengubah hal ini. Hanya ada beberapa kelompok Islam garis keras saja yang akan melawan keputusan ini.

leave a reply