اعلان 1

DPU Daarut Tauhid gelar buka puasa bersama 1400 muslim...

DPU Daarut Tauhid gelar buka puasa bersama 1400 muslim...

Edited Jun 06,2017 09:09

SPNA

DPU Daarut Tauhid gelar buka puasa bersama 1400 muslim Palestina di Gaza dan Masjid al-Aqsa

Jalur Gaza, SPNA – Daarut  Tauhid (DT) pimpinan KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) Cabang Palestina  yang berdiri sejak tahun 2015 di Daar El-Balah - sebuah kawasan terpencil di Selatan Jalur Gaza Palastina,-  Ahad (05/06/2017), menggelar  acara buka puasa bersama untuk anak-anak yatim dan warga setempat serta ratusan santri Baitul Qur’an. Acara yang disponsori oleh DPU Daarut Tauhid ini dilaksanakan di masjid Daartu Tauhid  dan markaz tahfiz yang berlantai dua. Mereka yang hadir dalam acara ini memadati markaz tahfiz  hingga di lantai dua bangunan tersebut.

Adapun menu berbuka yang disajikan terdiri dari menu takjil berupa buah kurma, jus, serta air mineral. Sedangkan menu hidangan selepas shalat magrib adalah nasi ayam kesukaan rakyat Palestina.

Mereka yang menghadiri acara  buka puasa ini, secara rinci masing-masing; 100 siswa dari Darul Qur’an Indonesia, 500 anak yatim, dan 100 lainnya merupakan keluarga atau wali dari anak yatim tersebut. Demikian pula di saat yang bersamaan, Daarut Tauhid menyiapkan sekitar 700 paket menu buka puasa untuk untuk muslim Palestina dipelataran masjid al-Aqsa di kota Jerusalem.

Menurut data resmi pemerintah, jumlah anak yatim di Jalur Gaza berkisar 25 ribu anak. Mayoritas ayah kandung mereka meninggal sebagai syahid  dalam pertempuran melawan Zionis Israel.

Seluruh hadirin merasakan nuansa bahagia dan persaudaraan dalam acara buka puasa bersama ini. Mereka sangat bersyukur atas sumbangan rakyat Indonesia kepada rakyat Palestina yang masih hidup terhimpit akibat blokade Israel yang telah berlangsung lebih dari satu dekade.

Acara buka puasa bersama semacam ini, merupakan acara yang ketiga kalinya secara berturut-turut diselenggarakan oleh Daarut Tauhid Cabang Jalur.

 

Laporan wartawan SPNA Gaza City, Abdelhamid Akkila

Penerjemah: Ihsan Zainuddin

 

 

leave a reply