Kanker, mimpi buruk yang mengancam hidup anak-anak Gaza

Menurut dr. Mahmoud Shabir, kepala bagian onkologi RS. Abdul Aziz Rantisi, kanker adalah satu jenis penyakit yang belum diketahui penyebabnya.

BY Abdelhamid Akkil Edited Mon,17 Jul 2017,01:23 PM
2.jpg

SPNA - Gaza City

Jalur Gaza, SPNA – Hingga kini kanker masih menjadi ancaman bagi anak-anak Gaza. Setiap tahun jumlah anak yang mengidap penyakit ini terus bertambah, namun masih saja belum ada penanganan yang baik untuk menuntaskan persoalan ini.

 

Menurut dr. Mahmoud Shabir,  kepala bagian onkologi RS. Abdul Aziz Rantisi, kanker adalah satu jenis penyakit yang belum diketahui penyebabnya.

 

Ia menjelaskan pula, akibat keterbatasan peralatan medis guna mendiagnosis kanker secara detail, maka para pasien harus menjalani pemeriksaan awal di rumah sakit di luar Gaza yaitu di RS. Al-Mathla di kota al-Quds. Setelah itu mereka akan dikembalikan ke rumah sakit di Gaza guna mendapatkan pengobatan sesuai dengan hasil diagnosis tersebut.

 

Hal ini sebagaimana yang dialami Muhammad (8). ''Muhammad menderita talasemia karena faktor keturunan. Selama lima tahun kami menunggu izin agar Muhammad bisa dipindahkan, dan akhirnya izin itu kami peroleh sehingga ia bisa menjalani operasi transplantasi sum-sum,” ungkap ibundanya.

 

Enam bulan pasca operasi, masih tutur sang bunda, dokter mengharuskan kami kembali ke rumah sakit yang sama di luar Gaza untuk melakukan pengecekan genetik. Sayangnya, hingga saat ini pihak Israel belum menjawab permohonan kami.”

 

Keterlambatan pemindahan pasien seperti ini, menurut dr. Shabir, adalah akibat pihak Israel yang tidak kunjung memberikan izin bagi keluarga yang akan menemani pasien untuk berobat di rumah sakit di luar Gaza.

 

Selain itu, kisruh yang terjadi antara Kementerian Kesehatan dan Pemerintah Palestina di Tepi Barat, juga menjadi penyebab keterlambatan tersebut. Warga Palestina sangat berharap agar izin pemindahan bisa berjalan lancar, sehingga pasien tidak perlu menahan rasa terlampau lama dan memperoleh penanganan sesuai jadwal yang ditentukan.

 

Hingga kini tercatat 7.9% % dari penderita kanker adalah anak-anak dibawah usia 12 tahun. Sebagian besar jenis kanker yang mereka derita adalah leukemia (31 %) dan limfoma (16.7%)

 

 Halah el-Tawil

Penerjemah: Rizky Syahputra

leave a reply