Pemukim Israel menduduki rumah warga Palestina di Hebron

Al-Quds, SPNA - Lebih dari 100 pemukim Israel menduduki sebuah rumah milik warga Palestina di kota Hebron,

BY Abdelhamid Akkil Edited Sat,29 Jul 2017,08:35 AM
4.jpg

Middle East Eye - Gaza City

Al-Quds, SPNA - Lebih dari 100 pemukim Israel menduduki sebuah rumah milik warga Palestina di kota Hebron, Tepi Barat. Mereka mengatakan bahwa hal tersebut sebagai respons terhadap situasi yang sedang berlangsung di Al-Quds, Rabu (26/07/2017).

Menurut saksi mata, para pemukim telah membarikade diri mereka  dan mengibarkan bendera Israel di atap bangunan.

Rumah milik keluarga al-Rajab - namun warga Israel mengenalnya sebagai Beit HaMechpela – terletak di dekat Masjid Ibrahimi, tempat pembantaian tahun 1994 oleh seorang ekstremis Israel-Amerika yang telah membunuh 29 warga Palestina.

Hazim Abu Rajab al-Tamimi, putra pemilik rumah tersebut, mengatakan bahwa tentara telah mengumumkan wilayah tersebut sebagai zona militer tertutup.

"Kami telah meminta pengadilan setempat untuk mengusir mereka, karena ini ilegal," katanya. "Kami sedang menunggu tanggapan."

Imad Hamdan, manajer komite pembangunan kembali Hebron, mengatakan bahwa pihak berwenang dapat dengan mudah mencegah pemukim memasuki bangunan, dan dapat memaksa mereka untuk mengungsi sekarang.

"Tentara Israel dan polisi bisa menghentikan para pemukim untuk menduduki rumah tersebut," ungkapnya.

"Menurut Konvensi Jenewa, otoritas pendudukan seharusnya memberi perlindungan," katanya, merujuk pada pendudukan Israel di Tepi Barat.

Terlepas dari proses hukum yang sedang berlangsung, secara politik para pemukim diberi lampu hijau untuk menduduki rumah itu, imbuh Hamdan. Hal ini berdasarkan laporan di media Israel bahwa Perdana Menteri Benjamin Netanyahu meminta menteri pertahanan untuk memerintahkan pihak berwenang agar tidak melakukan intervensi dengan mengusir para pemukim.

Hamdan juga mengatakan bahwa langkah pemukim kemungkinan besar dipengaruhi oleh situasi yang sedang berlangsung di Al-Quds.

 

Penerjemah: Ratna

leave a reply
Posting terakhir