Media Yordania rilis identitas pelaku penembakan di kedutaan Israel

Amman, SPNA – Koran Yordania, Al-Rad, merilis identitas petugas keamanan kedutaan Israel yang telah menembak dua warga Yordania.

BY Abdelhamid Akkil Edited Mon,31 Jul 2017,12:35 PM
6.JPG

Ynetnews - Gaza City

Amman, SPNA – Koran Yordania, Al-Rad, merilis identitas petugas keamanan kedutaan Israel yang telah menembak dua warga Yordania.

Ahad pagi (30/07/2017), The Jordanian daily Al-Rad, menerbitkan sebuah foto penjaga keamanan Israel yang menembak mati seorang pria Yordania yang menyerangnya dengan obeng, dan secara tidak sengaja membunuh seorang pria lainnya di kedutaan Israel di Amman.

Harian tersebut menerbitkan foto beserta identitas diplomatik petugas itu. Terpukul dengan rilisan ini, Israel kemudian menyensor semua rincian publikasi mengenai petugas yang dimaksud.

Hingga kini, media Yordania menghindari penerbitan mengenai rincian dan sangat mungkin kebocoran informasi terkait krisis yang melanda Israel dan Yordania pasca kejadian di kedutaan itu.

Krisis ini semakin diperparah dengan adanya rilisan gambar yang menunjukkan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyambut kepulangan penjaga kedutaan itu.

Gambra-gambar tersebut mengakibatkan kecaman -yang belum pernah terjadi sebelumya- kepada Netanyahu oleh Raja Abdullah II dan Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Al Safadi. Keduanya menuduh Netanyahu meningkatkan ancaman politik dengan memanfaatkan insiden di kedutaan tersebut.

Imbasnya, Yordania tidak mengizinkan Duta Besar Yordania, Einat Schlein dan tim diplomatiknya, untuk kembali ke kedutaan Israel di Amman hingga dilakukan penyelidikan lebih dalam terhadap petugas tersebut.

Jumat lalu, Jordan mengumumkan bahwa mereka memberi Israel salinan laporan investigasi setelah Kantor Kejaksaan Agung melayangkan tuduhan bahwa petugas keamanan itu telah melakukan pembunuhan dan memiliki senjata ilegal.

Selain itu, Raja Abdullah saat melayat ke rumah salah satu korban, mengatakan bahwa Jordan tidak akan menyerahkan anak-anaknya dan akan mencurahkan semua upaya untuk memastikan keadilan.

Di media Yordania, insiden tersebut sebagian besar digambarkan sebagai penyebab krisis diplomatik yang melanda Yordania – Israel. Pemerintah Yordania menuntut agar petugas keamanan tersebut diadili.

Namun, untuk mejaga dari hal-hal yang tidak diinginka, insiden ini ditangani melalui jalur diplomatik agar ketegangan kedua negera bisa mereda. Oleh karena itu, publikasi rincian terkait identitas petugas tersebut menjadi pukulan bagi upaya ini dan bisa mempengaruhi karir petugas tersebut.

 

Penerjemah: Ratna

leave a reply
Posting terakhir