Diduga terima suap, Netanyahu dituntut mundur oleh oposisi

Jalur Gaza, SPNA – Partai Oposisi Pemerintah Israel yang bekuasa, Jumat (4/8/2017), mengajak warga Israel untuk membubarkan pemerintahan Netanyahu dan mengulangi Pilpres secepatnya.

BY Abdelhamid Akkil Edited Sat,05 Aug 2017,12:46 PM
4.jpg

Anadolu Agency - Gaza City

Jalur Gaza, SPNA – Partai Oposisi Pemerintah Israel yang bekuasa, Jumat (4/8/2017), mengajak warga Israel untuk membubarkan pemerintahan Netanyahu dan mengulangi Pilpres secepatnya.

Dalam pernyataan yang dilansir Portal Israel, Yediot Ahronot, mereka mengatakan: ''Netanyahu saat ini dijerat dengan berbagai tuduhan yang membahayakan negara oleh karena itu partai-partai koalisi pemerintah harus mengambil tindakan tegas demi menyelmatkan Israel serta melaksanakan pemilu ulang.''

Partai oposisi Israel juga mengklaim, Netanyahu membangun pemerintahan korup sejak berkuasa.

"Netanyahu telah kehilangan pengaruh politik sejak diduga melakukan korupsi dan mengkhianati negara, '' kata seorang pejabat militer.

Selain itu Menteri Keadilan Israel juga menyarankan agar Netanyahu untuk mundur dari jabatannya.

Kamis lalu (3/8/2017), Pengadilan Israel menetapkan bahwa Netanyahu menerima suap dan menyalahgunakan jabatan.

Kepolisian Israel dalam keterangannya mengatakan: ''Kami telah menemukan bukti bahwa Netanyahu melakukan pelanggaran hukum dan menyalahgunakan jabatan dengan  menerima suap''.

Sejak beberapa bulan lalu kepolisian Israel telah melakukan penyidikan terhadap Netanyahu yang saat itu diduga menerima  suap dari sebagian pengusaha. Dugaan tersebut semakin menguat setelah miliarder Inggris Buyo Zablovich mengaku telah memberikan hadiah kepada Netanyahu April lalu. (T.RS/S: Anadolu Agency)

leave a reply
Posting terakhir