Rakyat Gaza dukung Mesir lawan terorisme

Jalur Gaza, SPNA-Pusat Kebudayaan masyarakat Mesir bekerjasama dengan Pasukan Nasional Palestina, mengadakan aksi solidaritas untuk rakyat Mesir dalam melawan terorisme, Sabtu (5/8/2017).

BY adminEdited Tue,08 Aug 2017,01:09 PM
1.jpg

SPNA - Gaza City

Jalur Gaza, SPNA-Pusat Kebudayaan masyarakat Mesir bekerjasama dengan Pasukan Nasional Palestina, mengadakan aksi solidaritas untuk rakyat Mesir dalam melawan terorisme, Sabtu (5/8/2017).

Acaratersebut dihadiri ribuan warga, baik dari Palestina maupun warga Mesir yang tinggaldi Gaza. 

Perwakilan Presiden Palestina, Dr. Zakarya Aga, mengatakan ‘’Kita berada disini demi mendukung saudara kita, Mesir dan rakyatnya yang mulia yang telah banyak memberikan kontribusi terhadap umat Islama. Kekuatan militer Mesir yang kuat membuatnya menjadi sasaran gerakan terorisme.’’

Rakyat danpemerintah Palestina  akan terus mendukung Mesir dalam melawan terorisme yang  mengancam keamanan Mesir.

‘’Kami mengutuk segala tindakan teroris dan seranganyang dilancarkan terhadap pasukan Mesir di Sinai juga serangan terhadap rumah ibadah yang bertujuan untuk megobarkan api fitnah serta perang saudara.’’

Aga menambahkan bahwa rakyat Mesir dan pasukannyatelah mengorbankansegenap jiwa dan raga demi membela bangsa arab terutama Paletsian.Mesir selalu berupaya menghilangkan krisis perpecahan di Palestina melalui dialog.

Sementaraitu Ketua Pusat Kebudayaan Mesir di Gaza mengatakan bahwa rakyat Palestina akan terus mendukung Mesir melawan teroris yang mengancamkeamanan Mesir dan rakyatnya.

‘’Rakyat gaza tidak akan melupakan jasa pasukan Mesir yang telah berkorban demi Palestina dan Mesir tidak pernah meninggalkan kami.’’

Sementara itu petinggi gerakan Hamas Ismail Ridwan mengatakan, ‘’Kami sampaikan kepada Mesir, Anda adalah bagian dari kami dan kami adalah bagian dari anda. Keamanan kalian adalah keamanan kami dan keamanan kami adalah keamanan kalian, kesejahteraan Mesir adalah kesejahateraan kami dan kesejahteraan kami adalah milik kalian.’’

‘’Selama situasi Mesirkondusif maka Palestina pun demikian. Kami juga mengapresiaksikan peran Mesir dalam rekonsiliasi Palestinaserta kontribusi Mesir dalam menuntaskan krisis listrik di Gaza. Kami berharap dapat melihat pintu perbatasan Rafah terbuka lebar agar rakyat Gaza dapat mengunjungi saudara di Mesir.’’ tutupnya.

Disebutkan bahwa pintu perbatasan Rafah ditutup total sejak 2013 lalu pasca pembunuhan terhadap pasukan Mesir dan hanya dibuka  sesekali untuk warga yang membutuhkan. (AA/T.RS/ SPNA)

leave a reply