اعلان 1

Mesir - Israel jalin kerja sama keamanan

Pangkalan militer Israel yang dilengkapai fasilitas latihan untuk empat brigade yang didedikasikan untuk melindungi perbatasan Mesir akan dibuka.

Edited Aug 18,2017 14:03
Mesir - Israel jalin kerja sama keamanan

Middle East Monitor - Kairo

Kairo, SPNA - Pangkalan militer Israel yang dilengkapai fasilitas latihan untuk empat brigade yang didedikasikan untuk melindungi perbatasan Mesir akan dibuka, lansir Yedioth Ahronoth, Rabu (16/08/2017).

Menteri Pertahanan Israel, Avigdor Lieberman, akan terlibat dalam pembukaan pangkalan militer tersebut, yang berlokasi di perbatasan Sinai.

Pada bulan Juli, pejabat Dewan Keamanan Nasional mengatakan kepada komite Knesset bahwa Israel tertarik untuk menjalin kerja sama keamanan dengan Angkatan Darat Mesir.

Angkatan Darat Israel telah mengalokasikan dana sebesar 60 juta shekel ($16.5 juta) untuk pembangunan pangkalan, pelatihan militer dan kepemimpinan bagi empat brigade darat yang akan berbasis di sana.

Jimy bin Yagar, sang komandan, menuturkan,”Latihan dan rehabilitasi di pangkalan tersebut akan diberikan kepada masing- masing brigade berdasarkan spesialisasi dan misi...kami akan memiliki perangkat elektronik yang akan mensimulasikan serangan...latihan dasar akan berlangsung selama 16 minggu yang dilanjutkan dengan operasi selama empat bulan.”

Sementara itu, delegasi keamanan Israel telah tiba di Mesin, Ahad (14/08/2017), guna membahas kemungkinan pembukaan kembali kedutaan Israel di Mesir yang telah ditutup karena alasan keamanan pada akhir tahun lalu, Arab48.com melaporkan.

Delegasi Israel, terdiri atas pejabat dari Kementerian Luar Negeri dan perwakilan dari Badan Keamanan Israel Shin Bet, bertemu dengan pejabat dari Dinas Keamanan Mesir guna mendiskusikan langkah-langkah yang harus diambil guna melindungi kedutaan.

Media Israel, Haaretz, melaporkan bahwa salah satu delegasi Israel menuturkan, “Mesir akan menyetujui permintaan pihak keamanan kami.”

Keputusan mengenai pembukaan kembali kedutaan Israel di Kairo akan menyenangkan kedua belah pihak. Namun hal ini bisa dipastikan, hanya jika Duta Besar Israel untuk Mesir, mendarat di Kairo.

Haaretz melaporkan bahwa kedua belah pihak sepakat telah menyepakati langkah-langkah keamanan yang akan diterapkan di sekitar kedutaan dan tempat tinggal duta besar. Tercatat pula bahwa diskusi mengenai hal tersebut telah berlangsung selama 10 bulan.

Kedutaan besar Israel di Kairo ditutup pada bulan November tahun lalu atas alasan keamanan.

(T.RA/S: Middle East Monitor)

leave a reply