Persatuan Ulama Palestina: Para penindas muslim Rohingnya adalah penjahat perang

Jalur Gaza, SPNA – Puluhan ulama Palestina di Jalur Gaza, Rabu (06/09/2017) melaksanakan konferensi mendukung umat Islam Rohingnya di Arkan.

BY adminEdited Thu,07 Sep 2017,10:21 AM

Jalur Gaza, SPNA – Puluhan ulama Palestina di Jalur Gaza, Rabu (06/09/2017) melaksanakan konferensi mendukung umat Islam Rohingnya di Arkan.

Marwan Abu Ras, Ketua Persatuan Ulama Palestina mengatakan bahwa yang terjadi di Burma adalah tindak kriminal yang paling keji di abad ini. Ia menambahkan bahwa Persatuan Ulama Palestina akan terus mendukung etnis Rohingnya.

Ia juga menuntut PBB turun tangan melindungi warga Rohingnya dari kebrutalan pasukan Myanmar serta menyerukan Yayasan Internasional mengubah cara pandangnya terhadap umat Islam. “Mereka yang menganiaya etnis Rohingnya adalah penjahat perang,’’sebutnya.

Abu Ras juga mengapresiasikan sikap Presiden Turki Recep Tayyib Erdogan terhadap tragedi kemanusiaan di Rakhine.

Sebelumnya Erdogan telah mengontak Presiden Myanmar Aung San Suu Kyi serta membahas tragedi kemanusiaan di Arkan.

Erdogan juga meminta Suu Kyi untuk menghindari cara-cara kekerasan terhadap warga sipil. Erdogan juga menyatakan bahwa Turki mengutuk tindak kekerasan dan terorisme yang menargetkan warga sipil.

Sejak 25 Agustus lalu pasukan Myanmar telah melakukan genosida terhadap warga muslim Rohingnya di Arkan. Hingga saat ini belum ada kejelasan terkait korban jiwa meskpiun Dewan Eropa untuk Rohingnya menyebutkan bahwa dua hingga tiga ribu warga muslim Rohingnya merenggang nyawa akibat pembantai yang dilakukan militer Myanmar.

Sebelumnya komisaris Tinggi PBB untuk urusan pengungsi mengatakan bahwa 87.000 pengungsi Rohingnya telah melarikan diri ke Bangladesh dan terdampar di perbatasan. (T.RS/S:AA)

leave a reply
Posting terakhir
Parlemen Gaza dukung muslim Rohingnya

Parlemen Gaza dukung muslim Rohingnya

Petinggi Gerakan Perlawanan Islam, Hamas Mushir al-Misri mengatakan: ‘’Rakyat Palestina akan terus mendukung umat Islam yang terzalimi di seluruh dunia. Rakyat kami ditindas oleh zionis, sementara Rohingnya ditindas oleh Budha.’’