اعلان 1

HAM Palestina: Selama bulan Agustus Israel hancurkan 25 bangunan rumah warga al-Quds

Jerusalem, SPNA - Lembaga HAM Palestina, Minggu (10/09/2017) melaporkan bahwa pemerintah Israel membongkar 25 bangunan warga di wilayah Jerusalem.

Edited Sep 11,2017 12:36

Jerusalem, SPNA - Lembaga HAM Palestina, Minggu (10/09/2017) melaporkan bahwa pemerintah Israel membongkar 25 bangunan warga di wilayah Jerusalem. Selain itu Israel juga telah menyatakan  akan menghancurkan 116 bangunan lainnya.

HAM Palestina menambahkan bahwa  Israel semakin gencar melakukan Yahudisasi terhadap kota al-Quds dan wargannya melalui proyek Permukiman ilegal yang telah di larang oleh keputusan DK PBB. Selain itu Israel juga memberlakukan prosedur kemanan yang keterlaluan bagi warga al-Quds.

Israel dilaporkan telah menyetujui pembangunan 40 hunian di Nabi Yaqoub dan puluhan lainnya di pemukiman Sderof Dof Yousef.

Israel jga meresmikan sinagog di wilayah Silwan, Selatan Masjdi al-Aqsa dimana acara tersebut dihadiri Menteri Pertanian Uri Ariel dan beberapa anggota Knesset serta Rabbi Yahudi.

Terkait penangkapan warga, Israel dilaporkan telah menangkap 150 warga al-Quds, 70 diantaranya adalah anak-anak dibawah 18 tahun. Israel juga kembali menangkap Syekh Raed Salah dan anggota dewan Muhammad Abu Thir (65).

Selain itu beberapa sejumlah warga Israel dalam bulan Agustus menabrak 4 anak-anak di distik Silwan. Warga Israel lainnya juga dilaporkan menangkap 2 anak bernama Muhammad Mazero dan Ihab Shahen ketika mengikuti proses belajar.

Terkait bentrok dengan pasukan Israel, HAM Palestian mengatakan bahwa sejak bulan Agustus lalu bentok antara warga Palestna dan pasukan Israel terjadi di 68 titik. Pusat bentrok terletak di Old City Yerusalem, Silwan, Thur dan Kamp pengungsi Shuafat serta melukai 7 pasukan Israel. (T.RS/S:Arab48)

leave a reply
اعلان جانبي في صفحة الخبر
Posting terakhir
SPNA

Laporan pelanggaran Israel di Jerusalem selama bulan Agustus

dalam bulan Agustus, sebanyak 3617 pemukim Israel memaksa masuk ke Masjid al-Aqsa untuk memperingati runtuhnya Haikal Sulaiman. Mereka dilaporkan melaksanakan ritual talmud serta berupaya mencuri bebatuan dan menghancurkan pepohonan di komplek al-Aqsa. Namun pada saat yang sama pasukan Israel melarang masuk puluhan warga Palestina ke al-Aqsa.