Liga Arab cegah Israel peroleh status anggota di Dewan Keamanan PBB

Cairo, SPNA - Universitas Liga Arab, Minggu (10/09/2017) menyetujui proposal pemerintah Palestina terkait pendirian Komisi Arab yang bertujuan menghalau Israel dari mendapatkan status anggota non permanen di Dewan Keamanan PBB tahun 2019- 2020.

BY adminEdited Mon,11 Sep 2017,12:40 PM

Cairo, SPNA - Universitas Liga Arab, Minggu (10/09/2017) menyetujui proposal pemerintah Palestina terkait pendirian Komisi Arab yang bertujuan menghalau Israel dari mendapatkan status anggota non permanen di Dewan Keamanan PBB tahun 2019- 2020.

Komisi tersebut juga bertujuan untuk mendukung Palestina serta mengikuti perkembangan resolusi KTT Arab sebelumnya di Yordania dan Keputusan Dewan Kementrian Arab.

Delegasi Palestina untuk Liga Arab Djamal Shoubaki dalam konferensi pers mengatakan bahwa Dewan Liga Arab akan meresmikan keputusan tersebut dalam sidang reguler ke 148 di Djibouti besok.

Komisi tersebut akan mencakup ketua KTT Arab Yordania, Ketua Majelis Kementrian Djibouti serta Sekjen Liga Arab Ahmad Abu al-Ghit dan anggota DK PBB Arab, Mesir.

Shoubaki menambahkan,  Palestina akan meminta perlindungan negara internasional melalui PBB dan status keanggota penuh di DK PBB.

Shoubaki menekankan bahwa ada upaya intensif yang dilakukan negara-negara Arab demi mencegah Israel memperoleh status anggota di DK PBB atau mendapatkan suara dari negara-negara Afrika dalam KTT Afrika Israel.

Awal Agustus lalu surat kabar Jerusalem Post mempublikasikan laporan bahwa KTT Afrika Israel akan dilaksanakan Akhir Oktober mendatang. Israel disebutkan mengundang 54 negara Afrika untuk mengikuti prosesi KTT yang akan berlangsung selama 4 hari tersebut.

Sejak tahun 2000 Israel sudah berupaya mendapatkan status keanggotaan di PBB, dimana hal ini harus disetujui 2/3 anggota Dewan Majelis Umum. Karena itu Tel Aviv memperkuat hubungan diplomasi di Afrika yang memiliki 60 kursi di PBB. (T.RS/S:Arab48)

leave a reply