Peringati tahun baru Yahudi, Israel tutup Tepi Barat dan Jalur Gaza

Guna memperingati tahun baru Yahudi, Israel menutup wilayah Tepi Barat yang diduduki dan Jalur Gaza selama lima hari, hingga Sabtu mendatang.

BY Rara Atto Edited Wed,20 Sep 2017,03:07 PM
Peringati tahun baru Yahudi, Israel tutup Tepi Barat dan Jalur Gaza

Middle East Monitor - Tepi Barat

Tepi Barat, SPNA - Guna memperingati tahun baru Yahudi, Israel, Selasa (19/09/2017), menutup wilayah Tepi Barat yang diduduki dan Jalur Gaza selama lima hari, hingga Sabtu mendatang.

Selama masa tersebut, pasukan pendudukan Israel mencegah orang-orang Palestina memasuki Israel dan Yerusalem. Merekapun akan dicegah untuk mengakses Masjid Al-Aqsa.

Quds Press melaporkan, seorang pejabat militer Israel mengatakan bahwa situasi di Tepi Barat dan Yerusalem "masih sensitif" dari sisi keamanan.

Sebelumnya, Kantor Berita Safa melaporkan bahwa otoritas pendudukan Israel mengumumkan tentang penutupan satu-satunya persimpangan komersial menuju Jalur Gaza selama liburan Yahudi pada bulan September dan Oktober.

Direktur Jenderal Administrasi Umum Komite Penyeberangan dan Perbatasan Gaza, Nathmi Muhanna, mengatakan bahwa penyeberangan Karam Abu Salem (Kerem Shalom) akan ditutup sepenuhnya mulai 20-23 September. Dia tidak memberikan rincian tentang penutupan yang direncanakan pada bulan Oktober.

Israel secara teratur menutup pos pemeriksaan dan penyeberangan di perbatasan selama liburan Yahudi guna menghalangi akses warga Palestina ke dunia luar. Hal ini memperburuk situasi yang telah rapuh di wiayah tersebut. Tidak sedikit orang-orang Palestina kehilangan pekerjaan mereka akibat pembatasan perjalanan yang diberlakukan oleh ototritas pendudukan.

(T.RA/S: Middle East Monitor)

leave a reply