'Hasm' klaim bertanggung jawab atas ledakan di kedutaan Myanmar di Kairo

Kairo, SPNA - Kelompok militan Hasm, Ahad (01/10/2017), mengklaim bertanggung jawab atas ledakan kecil yang terjadi di Kedutaan Besar Myanmar di Kairo.

BY adminEdited Thu,05 Oct 2017,09:52 AM

Kairo, SPNA - Kelompok militan Hasm, Ahad (01/10/2017), mengklaim bertanggung jawab atas ledakan kecil yang terjadi di Kedutaan Besar Myanmar di Kairo.

Dilaporkan bahwa sebuah kedakan terdengar di ditrik Zamalek Kairo pada Sabtu pekan lalu.

Sumber keamanan Kementerian Dalam Negeri Mesir mengatakan bahwa ledakan berasal dari sebuah tabung gas butana. Sementara itu, kelompok Hasm mengklaim bertanggung jawab atas peristiwa tersebut dan mengatakan, "Pemboman ini adalah peringatan kepada kedutaan negara yang telah membunuh wanita dan anak-anak di negara bagian Rakhine, dan sebagai bentuk solidaritas kepada populasi Muskim yang kemah itu," ungkap kelompok tersebut dalam sebuah pernyataan.

Tidak ada korban jiwa dilaporkan dalam insiden tersebut.

Seperti ramai diberitakan, pada awal September lalu, ratusan Muslim Rohingya di negara bagian Rakhine dibunuh oleh pasukan keamanan Myanmar. PBB menyatakan lebih dari 70,000 warga Rohingya melarikan diri akubat kekerasan tersebut.

Diperkirakan sikitar satu juta orang Rohingya di negara bagian Rakhine utara, menghadapi penganiayaan otoritas Myanmar, yang menolak mengakui mereka sebagai etnis yang sah dan membuarkan mereka hidup tanpa kewarganegaraan dan terpenuhinya hak-hak dasar mereka.

(T.RA/S: Egyptian Streets)

leave a reply