Peringati 100 tahun Deklarasi Balfour, Partai Buruh Inggris desak “tingkatkan tekanan” terhadap Israel

Pemimpin Partai Buruh Inggris, Jeremy Corbyn, mendesak "peningkatan tekanan internasional" guna mengakhiri pendudukan militer Israel di Tepi Barat dan Jalur Gaza. Pernyataan tersebut disampaikan menandai 100 tahun Deklarasi Balfour, Kamis (02/11/2017).

BY adminEdited Sat,04 Nov 2017,11:09 AM
Peringati 100 tahun Deklarasi Balfour, Partai Buruh Inggris desak “tingkatkan tekanan” terhadap Israel

Middle East Monitor - London

London, SPNA - Pemimpin Partai Buruh Inggris, Jeremy Corbyn, mendesak "peningkatan tekanan internasional" guna mengakhiri pendudukan militer Israel di Tepi Barat dan Jalur Gaza. Pernyataan tersebut disampaikan menandai 100 tahun Deklarasi Balfour, Kamis (02/11/2017).

Pernyataan pemimpin partai buruh tersebut adalah sebagai berikut:

Hari ini, bertepatan 100 tahun Deklarasi Balfour pemerintah Inggris, yang telah membentuk sejarah baru di Timur Tengah.

Faktanya bahwa janji tersebut -yang oleh kolonial Inggris diperingati sebagai bentuk keberhasilan, sementara pihak lain menganggapnya sebagai bencana- mencerminkan tragedi berkelanjutan di jantung konflik Palestina-Israel.

Balfour telah berjanji untuk memberikan tanah air bagi orang-orang Yahudi di Palestina, sembari berjanji pula bahwa tidak akan mengurangi hak-hak “komunitas non Yahudi (di Palestina)”, sebuah rekomendasi bagi orang-orang Arab Palestina yang memenuhi 90% dari populasi.

Seratus tahun sudah janji tersebut berjalan, namun bagian kedua dari janji Inggris ini masih belum terpenuhi, dan sejarah Inggris telah menyebabkan kita memiliki tanggung jawab khusus terhadap orang-orang Palestina, sebab hak-hak dasar mereka belum terpenuhi.

Oleh karena itu, peringatilah Deklarasi Balfour dengan mengakui Palestina –dalam konflik Palestina-Israel- sebagai langkah menuju solusi dua negara, meningkatkan tekanan internasional untuk mengakhiri pendudukan Israel yang telah berlangsung selama 50 tahun atas wilayah Palestina dan perluasan pemukiman ilegal serta blokade Gaza.

(T.RA/S: Middle East Monitor)

leave a reply
Posting terakhir