Sejak awal tahun 15 tentara Israel bunuh diri

Jalur Gaza, SPNA - Badan Penyiaran dan radio Israel Minggu (05/11/2017) melaporkan bahwa sejak tahun 2017, 15 tentara Israel telah melakukan bunuh diri. Jumlah tersebut adalah yang terbesar sejak pendirian badan militer Israel tahun 1948.

BY adminEdited Mon,06 Nov 2017,09:04 AM

Jalur Gaza, SPNA - Badan Penyiaran dan radio Israel Minggu (05/11/2017) melaporkan bahwa sejak tahun 2017, 15 tentara Israel telah melakukan bunuh diri. Jumlah tersebut adalah yang terbesar sejak pendirian badan militer Israel tahun 1948.

Sebagian besar dari pasukan yang melakukan bunuh diri adalah anggota dinas wajib.

Badan tersebut mencatat 16 kasus bunuh diri selama 4 tahun terakhir dan 12 kasus dalam dua atau tiga tahun terakhir.

Mereka juga menjelaskan bahwa hingga saat ini tidak ada yang tahu sebab dibalik kasus tersebut.

Sebelumnya pengacara Israel diminta  membentuk sebuah lembaga untuk mencari tahu penyebab meningkatnya kasus bunuh diri.

Pada saat yang sama Israel juga merekrut sejumlah psikolog, pekerja sosial, dan petinggi militer untuk  mengikuti perkembangan tentara dan petugas yang terlihat mengalami situasi psikologis yang sulit dan menyelesaikannya sebelum mereka melakukan bunuh diri.

Sementara itu penanggung jawab badan kebebasan pers di Tel Aviv, Alona Winograd, mengatakan jumlah tentara yang melakukan bunuh diri sebenarnya dalam beberapa tahun terakhir mencapai 51 jiwa, namun pimpinan militer menutup hal ini karena khawatir akan mempengaruhi tentara lain.

Ia menambahkan bahwa jumlah tersebut haya berasal dari unit non-tempur , semenara unit tempur yang melakukan bunuh diri mencapai 37 jiwa dan 22 lainnya dari unit pendukung.

Winograd menambahkan berdasarkan informasi yang tersedia, sejak tahun 2009 hingga 2011 mayoritas tentara yang melakukan bunuh diri bertugas di Tepi Barat, dimana jumlah mereka mencapai 14 orang, 11 lainnya bertugas dataran tinggi Golan, dan 7 di Selatan.

Selain itu 3 tentara dari barisan depan juga melakukan bunuh diri, 8 infantri, 7 dari Angkatan Udara, 4 dari Angkatan Laut, 5 pasukan senjata teknologi, 4 personel intelijen, 3 Petugas Sumber Daya Manusia dan 2 Dari divisi mata-mata. (T.RS/S:Ramallah News)

leave a reply