Penyidik datangi kediaman PM Netanyahu

Polisi telah tiba di kediaman resmi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebagai bagian dari penyelidikan atas tuduhan korupsi.

BY adminEdited Tue,21 Nov 2017,09:45 AM
Penyidik datangi kediaman PM Netanyahu

Independent - Yerusalem

Yerusalem, SPNA - Polisi telah tiba di kediaman resmi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebagai bagian dari penyelidikan atas tuduhan korupsi.

Para penyidik,  sebelumnya telah menanyai Netanyahu atas klaim yang menyatakan bahwa ia telah menerima hadiah dari Hollywood dan juga pengusaha.

Secara terpisah, sebuah penyelidikan sedang berlangsung guna menyelidiki pembicaraan rahasia antara Netanyahu dengan pemimpin sebuah surat kabar besar Israel, di mana pemimpin Israel tersebut diduga meminta penyajian pemberitaan positif mengenai dirinya setiap hari di harian tersebut, dengan imbalan tertentu pastinya.

Polisi menanyai Netanyahu untuk keenam kalinya pada hari Ahad (19/11/2017), menurut media Israel. Seorang juru bicara polisi Israel menolak untuk mengkonfirmasi laporan tersebut.

Tidak ada tuduhan lain yang diajukan terhadap pemimpin Israel tersebut, kecuali tentang kasusu yang telah berkali-kali ia bantah telah melakukan kesalahan dan menyebut tuduhan terhadap dirinya adalah sebuah permainan media media yang memusuhinya.

Skandal tersebut belum mengancam delapan tahun kekuasaannya, namun telah menjatuhkan nilainya di manat publik.

Para penyidik ​​tiba di kediaman resmi Netanyahu di Yerusalem pada hari Ahad sore dan kemudian menghilang di balik gerbang keamanan.

Media Israel melaporkan pekan ini bahwa polisi yakin bahwa mereka memiliki cukup bukti untuk menuntut Perdana Menteri dengan suap karena menerima hadiah senilai ratusan ribu shekel dari pengusaha kaya.

Di antara yang diduga memberikan dana adalah produser film Arnon Milchan, yang konon memberi cerutu dan sampanye kepada perdana menteri selama periode tujuh sampai delapan tahun. Sebagai gantinya, Netanyahu mengaku telah melobi Menteri Luar Negeri AS John Kerry atas tawaran Milchan untuk mendapatkan visa AS yang baru.

Dalam kasus terpisah, istri pemimpin Israel, Sara Netanyahu, menghadapi pengadilan atas dugaan penyalahgunaan dana publik. Di antara pelanggaran yang dilakukannya adalah menggunakan uang, yang disisihkan untuk kediaman resmi perdana menteri, untuk membeli perabotan dan perbaikan rumah pribadi pasangan tersebut.

Polisi mengatakan awal bulan ini bahwa seorang kepercayaan utama Perdana Menteri juga telah diinterogasi sebagai bagian dari penyelidikan berbeda mengenai kesepakatan senilai $ 2 milyar (£ 1,5 miliar) dengan Jerman.

(T.RA/S: Independent)

 

leave a reply