Saudi tutup permanen perbatasan darat dengan Qatar

Riyadh, SPNA - Saudi Arabia menutup secara permanen perbatasan darat dengan Qtar, yang terus diblokade oleh kerajaan tersebut dan beberapa negara Teluk yang bertetannga dengannya.

BY adminEdited Thu,21 Dec 2017,10:56 AM

Riyadh, SPNA - Saudi Arabia menutup secara permanen perbatasan darat dengan Qtar, yang terus diblokade oleh kerajaan tersebut dan beberapa negara Teluk yang bertetannga dengannya.

Menurut dokumen yang dikeluarkan oleh Direktorat Bea Cukai Saudi Arabia, Selasa (19/12/2017), gerbang perbatasa Salwa telah ditutup secara permanen sejak Seni malam.

Dokumen tersebut menyebutkan bahwa pejabat Saudilah yang telah memerintahkan penutupan tersebut.

Langkah tersebut muncul setelah krisis diplomatik yang sedang berlangsung hampir delapan bulan.

Gerbang tersebut telah ditutup untuk pertama kalinya dua pekan setelah Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Mesir, Bahrain  memutus hubungan diplomatis dan perdagangan dengan Qatar pada 5 Juni lalu, menuduhnya  membiayai “terorisme” dan memiliki hubungan dekat dengan rival mereka, Iran. Namun, Doha menolak tuduhan tersebut.

Perbatasan kemudian dibuka kembali selama dua pekan pada bulan Agustus yang diperuntukkan bagi jama’ah haji.

Pada saat itu, Menteri Luar Negeri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani menyambut langkah tersebut, namun mengatakan bahwa hal tersebut “keputusan bermotif politik.”

Meski Qatar meneima keputusan tersebut, namun menimbulkan kemarahan warga Qatar di media sosial, yang menuntut diakhirinya blokade tersebut secara utuh.

Kuartal Arab telah memblokade transportasi udara dan darat dari Qatar dan menutup wilayah udara mereka untuk semua penerbangan Qatar Airways setelah pemutusan hubungan tersebut.

Pada awal bulan ini, pertemuan puncak enam negara GCC terhenti dan gagal menyelesaikan krisi yang sedang terjadi.

Sebagai bagian dari upaya blokade tersebut, kelompok pimpinan Arab Saudi meminta semua warga negara Qatar untuk meninggalkan negara mereka, namun Doha tidak memberlakukan hal serupa kepada empat negara Arab tersebut.

(T.RA/S: Aljazeera)

leave a reply