383 warga Palestina luka-luka dalam bentrok di Tepi Barat dan Jalur Gaza  

Al-Quds, SPNA - Sebanyak 383 warga Palestina terluka dalam bentrokan dengan tentara Israel yang meletus di Jalur Gaza dan Tepi Barat serta Yerusalem, Jum’at (29/12/2017).

BY adminEdited Sat,30 Dec 2017,10:02 AM

Al-Quds, SPNA - Sebanyak 383 warga Palestina terluka dalam bentrokan dengan tentara Israel yang meletus di Jalur Gaza dan Tepi Barat serta Yerusalem, Jum’at (29/12/2017).

Bulan Sabit Merah Palestina, mengatakan bahwa pihaknya telah memberikan perawatan terhadap 293 korban.

Di Tepi Barat dan Al-Quds,  4 korban dilaporkan mengalami luka tembak,  63 akibat peluru karet, dan 217 lainnya tercekik akibat gas air mata, dan 9 lainnya akibat dipukuli pasukan Israel.

Sementara di Jalur Gaza, setidaknya 90 warga terluka di wilayah timur Gaza, 49 diantaranya akibat ditembak pasukan Israel, 32 cedera akibat gas airmata.

Menurut saksi mata, pasukan Israel menembak warga dengan amunisi dan peluruh karet serta gas air mata, sementara pemuda Palestina membalas mereka dengan batu dan bom Molotov.

Selama 4 minggu berturut-turut, demontrasi menentang keputusan Donald Trump meletus di sejumlah kota Palestina dimana 15 warga dilaporkan tewas dan lebih dari 3000 lainnya luka-luka.

Sebelumnya Presiden AS Donald Trump, Rabu (06/12/2017) menetapkan secara resmi bahwa seluruh wilayah Al-Quds adalah ibukota bagi Israel serta akan merelokasi kedubesnya ke kota suci tersebut.

AS juga dilapokan menawari Pemerintah Palestina untuk menjadikan Abu Dis Ibukota Negara menggantikan dan menyerahkan Al-Quds untuk Israel.

Deklarasi Donald Trump tersebut ditentang oleh Majelis Umum PBB, Kamis (21/12/2017) yang menetapkan sebuah resolusi dengan dukungan 128 negara bahwa status Al-Quds harus diselesaikan melalui perundingan langsung antara Palestina dan Israel, sesuai dengan resolusi Dewan Keamanan PBB terkait. (T.RS/S:AnadoluAgency)

leave a reply