Pasca deklarasi Trump, Mesir batalkan kunjungan pejabat tinggi Israel ke Cairo

Cairo, SPNA - Sejumlah media Israel, Selasa (2/1/2017)  melaporkan  bahwa pemerintah Mesir membatalkan kunjungan Direktur Jenderal Kementerian Luar Negeri Israel ke Cairo ......

BY adminEdited Wed,03 Jan 2018,09:09 AM

Cairo, SPNA - Sejumlah media Israel, Selasa (2/1/2017)  melaporkan  bahwa pemerintah Mesir membatalkan kunjungan Direktur Jenderal Kementerian Luar Negeri Israel ke Cairo karena deklarasi Amerika atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Walla news melaporkan bahwa Direktur Jenderal Kementerian Luar Negeri Israel, Yuval Rotem direncanakan akan mengunjungi Mesir , bulan lalu namun kunjungan tersebut ditolak oleh Cairo menyusul  deklarasi Presiden AS Donald Trump tersebut. Kunjungan yang dibatalkan tersebut merupakan kunjungan perdana Rotem ke Mesir sejak menjabat.

Walla menyatakan bahwa Mesir membatalkan kunjungan tersebut menyusul suasana panas dan aksi protes di TImur Tengah paska pernyataan Trump namun Kementerian Luar Negeri Israel menolak untuk mengomentari hal ini.

Disebutkan Mesir adalah salah satu negara yang memimpin langkah-langkah menentang Deklarasi Trump. Mesir juga yang mengajukan  pemungutan suara di Dewan Keamanan PBB mengenai rancangan resolusi terkait status Yerusalem untuk membatalkan keputusan AS tersebut. 

Presiden AS Donald Trump, Rabu (06/12/2017) menetapkan secara resmi bahwa seluruh wilayah Al-Quds adalah ibukota bagi Israel serta akan merelokasi kedubesnya ke kota suci tersebut.

AS juga dilapokan menawari Pemerintah Palestina untuk menjadikan Abu Dis Ibukota Negara menggantikan dan menyerahkan Al-Quds untuk Israel.

Deklarasi Trump tersebut menimbulkan gelombang demonstrasi di Palestina dimana 16 warga Palestina terbunuh dan lebih dari 4.000 orang terluka dalam menentang deklarasi Trump.

Majelis Umum PBB, Kamis (21/12/2017) menetapkan sebuah resolusi dengan dukungan 128 negara bahwa status Al-Quds harus diselesaikan melalui perundingan langsung antara Palestina dan Israel, sesuai dengan resolusi Dewan Keamanan PBB terkait.

(T.RS/S:RTArabic)

leave a reply
Posting terakhir