Pakar PBB minta Saudi bebaskan aktivis hak asasi manusia

Riyadh, SPNA - Lima ahli di Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa meminta Arab Saudi untuk membebaskan puluhan aktivis hak asasi manusia yang .....

BY adminEdited Thu,04 Jan 2018,01:01 PM

Riyadh, SPNA - Lima ahli di Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa meminta Arab Saudi untuk membebaskan puluhan aktivis hak asasi manusia yang ditahan di Riyadh sejak September, Al Khaleej Online melaporkan. Kelima aktivis tersebut telah mengutuk "pola penangkapan dan penahanan sewenang-wenang dan sistematis" di Kerajaan.

"Lebih dari 60 ulama, penulis, jurnalis, akademisi dan aktivis terkemuka telah dipenjara," kata para ahli pada hari Selasa (02/01/2018). "Kami menyaksikan penganiayaan terhadap pembela hak asasi manusia yang secara damai menjalankan hak mereka atas kebebasan berekspresi, berkumpul, berasosiasi dan percaya, dan juga sebagai pembalasan atas tindakan mereka."

Salman Al-Awda, seorang khatib terkemuka, serta Abdullah Al-Maliki, Issa Bin Hamid Al-Hamid adalah mereka yang diserukan untuk dinenaskan. Pakar PBB memiliki mandat untuk menyelidiki pelanggaran hak asasi manusia seperti penahanan sewenang-wenang dan penolakan kebebasan berekspresi dan kebebasan beragama.

Arab Saudi telah menjadi anggota Dewan Hak Asasi Manusia sejak 2016, meski memiliki catatan panjang memenjarakan warganya tanpa pengadilan.

Akhir tahun lalu, pihak berwenang Saudi menahan lebih dari 200 orang berdasarkan tuduhan korupsi. Pemerintah berpendapat bahwa setidaknya $ 100 miliar telah terkuras akibat tindakan korupsi di Kerajaan.

(T.RA/S: Middle East Monitor)

leave a reply
Posting terakhir