Israel berantas poligami guna hambat peningkatan populasi Arab

Dalam upaya untuk mencegah peningkatan populasi Arab di Israel, dan dengan dalih memberantas poligami di negara tersebut, Kementerian Kehakiman Israel mengumumkan niatnya untuk menerapkan tindakan hukuman terhadap pria yang menikahi lebih dari satu wanita.

BY adminEdited Thu,11 Jan 2018,09:38 AM

Middle East Monitor - Negev

Negev, SPNA - Dalam upaya untuk mencegah peningkatan populasi Arab di Israel, dan dengan dalih memberantas poligami di negara tersebut, Kementerian Kehakiman Israel mengumumkan niatnya untuk menerapkan tindakan hukuman terhadap pria yang menikahi lebih dari satu wanita.

Ini akan dilakukan dengan menghentikan dan mengurangi tunjangan anak dan keluarga yang diberikan oleh National Insurance Institute.

Kementerian itu telah membuat proposal tersebut pekan lalu dalam sebuah sidang pemerintah di mana dibahas mengenai masyarakat Arab di Negev.

Selama lebih dari tujuh tahun, Israel menargetkan Negev dan penduduk Arabnya dalam upaya untuk memaksa mereka keluar dari wilayah tersebut untuk memberi jalan bagi komunitas Yahudi saja yang menempati wilayah tersebut.

Israel tidak mengenali sejumlah desa di daerah tersebut meskipun mereka ada sebelum 'Negara Israel' didirikan atau didirikan lebih dari 50 tahun yang lalu. Artinya ribuan warga tidak terdaftar dalam jaringan nasional dan tidak memiliki pasokan air secara teratur.

Desa Al-Araqeeb telah dihancurkan 122 kali, dan pemimpin desa telah dipenjara karena memungkinkan warga membangun kembali rumah mereka.

Pihak berwenang juga telah mengenakan denda kepada penduduk desa senilai jutaan dolar, Quds Press melaporkan, dan menuntut mereka untuk penggunaan buldozer Israel yang melakukan pembongkaran rumah mereka sendiri.

(T.RA/S: Middle East Monitor)

leave a reply
Posting terakhir