Sebut Afrika negara sampah, Donald Dikecam

Washington, SPNA - Uni Afrika (AU), Jum’at (12/1/2018) menuntut Presiden AS Donald Trump untuk meminta maaf secara resmi atas pernyataan yang menggambarkan ....

BY adminEdited Sat,13 Jan 2018,09:31 AM

Washington, SPNA - Uni Afrika (AU), Jum’at (12/1/2018) menuntut Presiden AS Donald Trump untuk meminta maaf secara resmi atas pernyataan yang menggambarkan negara-negara Afrika sebagai ‘’negara sampah’’.

Delegasi Uni Afrika di Washington DC menyatakan sangat terkejut dengan ucapan Trump tersebut. Ia menekankan bahwa pemerintah AS tidak mengerti orang-orang Afrika, seperti dilansir BBC.

Senator partai Demokrat Richard Durbin juga menyatakan bahwa Trump tidak sekali menyatakan negara-negara Afrika sebagai ‘’sampah’’ bahkan Ia sering menggunakan kalimat-kalimat rasis untuk  Afrika.

Donald Trump disinyalir meyampaikan kata-kata kasar tersebut ketika membahas kasus imigran bersama angggota parlemen AS di Gedung Putih.

Trump mengatakan bahwa AS  harus memberikan tempat tinggal kepada para imigran dari Norwegia, bukan kepada warga negara dari negara-negara yang terkena bencana alam atau perang.

Disela-sela pidatonya Trump mengatakan, seperti dilaporkan Washington Post, ‘’Mengapa imigran dari negara-negara kotor (Afrika) datang ke Amerika Serikat?’’

Disebutkan bahwa Washington Post adalah pihak pertama yang menerbitkan laporan mengenai kalimat-kalimat kasar yang digunakan Donald  Trump.

Meskipun demikian, Donald  Trump melalui akun twitternya menolak menggunakan bahasa kasar ketika menyindir negara-negara Afrika dalam sidang tersebut.

(T.RS/S:BBCArabic)

leave a reply