AS berencana kurangi bantuan kepada UNRWA sebanyak 50%

Betlehem, SPNA - Presiden AS Donald Trump dilaporkan berencana untuk mengurangi bantuan AS ke badan pengungsi Palestina  PBB (UNRWA) sebanyak 50%, .....

BY adminEdited Mon,15 Jan 2018,09:41 AM

Betlehem, SPNA - Presiden AS Donald Trump dilaporkan berencana untuk mengurangi bantuan AS ke badan pengungsi Palestina  PBB (UNRWA) sebanyak 50%, seperti dilaporkan surat kabar Israel, Maarev, Minggu (14/1/2017).

Menurut laporan yang dilansir Maarev, Trump hanya akan menyumbang 60 juta Dolar AS, tidak seperti tahun sebelumnya dimana AS menyumbang   125 juta Dolar.

Menurut pejabat yang tidak disebutkan namanya tersebut, keputusan Presiden Trump belum final, ‘’Namun tampaknya Trump berniat mentransfer 60 juta Dolar,’’ terangnya.

Sementara itu Kemenlu AS mengatakan bahwa Pemerintah AS masih membahas hal ini.

Surat kabar Haaretz sebelumya melaporkan dari  seorang pejabat senior Israel  yang tidak disebutkan namanya mengatakan bahwa PM Netanyahu mendukung pengurangan dana tersebut.

Selain itu delegasi AS untuk PBB Nikki Helley mengatakan bahwa Presiden Trump akan menghentikan bantuan AS untuk UNRWA sampai Palestina kembali ke meja perundingan dengan Israel.

Disebutkan bahwa UNRWA telah memberikan bantuan  kepada 5,3 juta warga Palestina di wilayah Palestina, Yordania, Lebanon dan Suriah.

UNRWA juga merupakan salah satu badan bantuan utama yang memberikan dukungan kepada sebagian besar penduduk Gaza dan pemotongan anggaran UNRWA dapat memicu ketegangan antara Gaza dan Israel.

Menurut UNRWA, Amerika Serikat adalah donor terbesar untuk lembaga tersebut, yang menyumbang   370 juta Dolar  dari total sekitar  874 juta Dolar yang diberikan negara-negara pendonor.

Sebelumnya Presiden AS Donald Trump, Rabu (06/12/2017) menetapkan secara resmi bahwa seluruh wilayah Al-Quds adalah ibukota bagi Israel serta akan merelokasi kedubesnya ke kota suci tersebut.

AS juga dilapokan menawari Pemerintah Palestina untuk menjadikan Abu Dis Ibukota Negara menggantikan dan menyerahkan Al-Quds untuk Israel.

Deklarasi Trump tersebut membuat hubungan Palestina – AS tegang dimana Palestina menolak menjadikan AS mediasi perundingan damai dengan Israel.

Majelis Umum PBB, Kamis (21/12/2017) menetapkan sebuah resolusi dengan dukungan 128 negara bahwa status Al-Quds harus diselesaikan melalui perundingan langsung antara Palestina dan Israel, sesuai dengan resolusi Dewan Keamanan PBB terkait.

(T.RS/S:Maannews)

leave a reply