Muslimah Palestina peduli gempa Banten

Gempa bumi berkekuatan 6,4 SR, namun tidak berpotensi Tsunami, melanda daerah Lebak Provinsi Banten dengan dampak yang cukup terasa di beberapa wilayah di Jakarta, seperti rilis resmi BMKG beberapa waktu lalu. .

BY adminEdited Sat,27 Jan 2018,06:02 PM

SPNA - Jakarta

Jakarta, SPNA – Gempa bumi berkekuatan 6,4 SR, namun tidak berpotensi Tsunami, melanda daerah Lebak Provinsi Banten dengan dampak yang cukup terasa di beberapa wilayah di Jakarta, seperti rilis resmi BMKG beberapa waktu lalu.

Musibah gemba yang mengakibatkan kerugian materil yang cukup besar ini, antara lain rusaknya ribuan rumah penduduk, serta belasan fasilitas umum lainnya, mengundang simpati dan perhatian khusus dari seorang Ibu asal Palestina, Rajaa Abdillah Onim (32).

Rajaa Onim yang saat ini sedang mendampingi suami yaitu Abdillah Onim, Aktivis Kemanusiaan Indonesia untuk Palestina, tergerak untuk berbagi dan membantu mereka yang menjadi korban gemba Banten tersebut.

Melalui Yayasan Pusat Budaya Indonesia – Palestina atau yang disingkat PBIP, Rajaa Onim menyisihkan sedikit uang belanjanya untuk diwujudkan dalam bentuk puluhan kardus sembako yang diperuntukkan oleh korban gemba Banten.

Setelah menempuh perjalanan beberapa jam dari Jakarta, Rabu (26/01/2018), Rajaa Onim tiba di lokasi bencana, tepatnya di desa Pasir Kanyere, kecamatan Bayan, kabupaten Banten,  untuk menyerahkan secara simbolis bantuan secara langsung kepada mereka yang rumahnya hancur akibat gemba tersebut. Adapun isi kardus sembako  yang berjumlah 100 kardus itu adalah: beras, mie, telur, teh, kopi, kecap dan minyak goreng. 

Nampak para korban yang juga mayoritas dari kalangan ibu rumah tangga tersebut, sangat bahagia menyambut kedatangan Rajaa Onim berserta tim dari Jakarta. Meski situasi di lokasi hujan, namun tidak menghalangi proses pembagian sembako yang secara langsung diserahkan oleh Rajaa Onim kepada para ibu rumah tangga tersebut.

“Saya turut prihatin atas apa yang menimpa saudara-saudara kita dari bencana gempa ini, dan saya hadir di sini sebagai bentuk solidaritas sesama muslim,” ucap Rajaa Onim di lokasi gempa.

Selain menyerahkan sembako kepada para korban.  Rajaa Onim juga diajak  untuk melihat langsung beberapa rumah yang rusak total akibat guncangan gemba. Namun dirinya sedikit lega, sebab tidak ada korban jiwa akibat gemba ini. “Alhamdulilah tidak ada yang korban jiwa kan?” tanyanya kepada salah satu tim di lokasi.

Kehadiran Rajaa Onim di lokasi gemba Banten, menarik perhatian seluruh masyarakat dan juga aparat yang sedang bertugas di lokasi. Mereka menilai bahwa kehadiran beliau sangat luar biasa, di mana ternyata orang Palestina pun tetap peduli dengan nasib saudara-saudara mereka di Indonesia yang sedang tertimpa musibah.

Hal ini menunjukkan bahwa meski Palestina adalah negara yang sampai saat ini masih dijajah oleh Israel, namun rakyat Palestina tidak terhalangi untuk ikut berbagi kebersamaan, jika saudara-sudara mereka tertimpa musiban.

leave a reply