LSM: Israel deportasi remaja Palestina dari Tepi Bank ke Gaza

Pihak berwenang Israel telah mendeportasi seorang gadis Palestina dari Tepi Barat yang diduduki ke Jalur Gaza yang diblokade tanpa memberitahu keluarganya, kata sebuah sumber hukum Palestina, Kamis (01/02/2018).

BY adminEdited Fri,02 Feb 2018,10:37 AM

Anadolu Agency - Ramallah

Ramallah, SPNA - Pihak berwenang Israel telah mendeportasi seorang gadis Palestina dari Tepi Barat yang diduduki ke Jalur Gaza yang diblokade tanpa memberitahu keluarganya, kata sebuah sumber hukum Palestina, Kamis (01/02/2018).

Menurut Abir Jibran, seorang pengacara dari kelompok hak asasi manusia Hamoken yang mewakili remaja tersebut, mengatakan bahwa Ghada Ibrahim yang berusia 14 tahun dijemput oleh pemerintah Israel di kota Al-Ram di Tepi Barat pada tanggal 23 Januari lalu.

Tiga hari kemudian, Jibran mengatakan kepada Anadolu Agency, pihak berwenang mengirim Ibrahim ke Jalur Gaza - melalui persimpangan Erez - tanpa memberitahu keluarganya di Tepi Barat.

Remaja tersebut ditangkap, kata pengacara tersebut, karena dia "tidak memiliki izin" untuk tinggal di kota yang diduduki Israel.

"Setelah tiga hari ditahan, ia diberitahu bahwa dirinya akan dibebaskan di persimpangan perbatasan Kalandia, yang dekat dengan kotanya," kata Jibran.

"Tapi sebaliknya, Ghada berada di perbatasan Erez yang menghubungkan Israel dengan Jalur Gaza," tambahnya.

Pengacara tersebut kemudian menjelaskan dugaan deportasi tersebut sebagai "pelanggaran terhadap hak-hak dasarnya sebagai anak kecil".

Menurut catatan penduduk Palestina, Ibrahim tinggal di Jalur Gaza di rumah ayahnya. Ia lahir di Tepi Barat dan belum pernah menginjakkan kaki di Jalur Gaza.

Warga Gaza dilarang memasuki Tepi Barat yang diduduki tanpa izin khusus.

Menurut sebuah pernyataan baru-baru ini yang dikeluarkan oleh Hamoked, Israel mendeportasi 27 warga Palestina dari Tepi Barat ke Gaza pada 2017.

(T.RA/S: Anadolu Agency)

leave a reply