Kelompok-kelompok Palestina seru pemerintah ambil alih tanggung jawab atas pengungsi Palestina

Ramallah, SPNA - Kelompok-kelompok Palestina, Ahad (04/02/2018), menyerukan pemulangan direktur operasi Badan Bantuan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Tengah (UNRWA) di Tepi Barat.

BY adminEdited Mon,05 Feb 2018,11:05 AM

Ramallah, SPNA - Kelompok-kelompok Palestina, Ahad (04/02/2018), menyerukan pemulangan direktur operasi Badan Bantuan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Tengah (UNRWA) di Tepi Barat.

Dalam sebuah pernyataan, beberapa kelompok, termasuk Komite Populer di Kamp Pengungsi dan Badan Aksi Nasional Palestina, mengatakan bahwa mereka akan menyerahkan sebuah surat kepada Komisaris Jenderal UNRWA, Pierre Krahenbuhl, yang menyerukan pemulangan Scott Anderson dan tim Amerikanya sebagai bentuk protes atas pemotongan dana bantuan dana AS

"Pengurangan bantuan ke badan PBB tersebut bertujuan untuk melikuidasi isu pengungsi," kata pernyataan tersebut.

Bulan lalu, Departemen Luar Negeri A.S mengatakan bahwa pihaknya akan mengurangi bantuan kepada pengungsi Palestina sebesar $ 65 juta "sampai pertimbangan lebih lanjut".

Kelompok-kelompok Palestina meminta pemerintah "untuk mengambil tanggung jawab nasionalnya terhadap kamp-kamp pengungsi Palestina dan komunitas pengungsi dan segera menanggapi persyaratan mereka."

UNRWA menyediakan layanan kepada sekitar 5,9 juta pengungsi Palestina di wilayah Palestina, Yordania, Lebanon dan Suriah.

Sumbangan total AS kepada badan pengungsi PBB pada 2017 mencapai lebih dari $ 350 juta.

Pemotongan dana AS terjadi satu bulan setelah Presiden AS Donald Trump memicu sebuah kecaman dunia dengan secara resmi mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

(T.RA/S: Anandolu Agency)

leave a reply
Posting terakhir
Otoritas Palestina resmi ambil alih perbatasan Gaza dari Hamas

Otoritas Palestina resmi ambil alih perbatasan Gaza dari Hamas

Otoritas Palestina pimpinan Fatah (PA) secara resmi mengambil alih kendali administratif penyeberangan perbatasan di Jalur Gaza dari Hamas, Rabu (01/11/2017), sebagai upaya berkelanjutan atas pemindahan kekuasaan dari Hamas ke pemerintah persatuan Palestina.