Haarezt: Langkah militer Israel dapat menimbulkan perang dengan Lebanon

Tel Aviv, SPNA - Surat Kabar Israel Haaretz, Sabtu (10/02/2018) mengatakan bahwa pemerintah Israel baru-baru ini mengkhawatirkan serangan dari  Lebanon,....

BY adminEdited Sun,11 Feb 2018,10:21 AM

Tel Aviv, SPNA - Surat Kabar Israel Haaretz, Sabtu (10/02/2018) mengatakan bahwa pemerintah Israel baru-baru ini mengkhawatirkan serangan dari  Lebanon, meskipun sejumlah media asing memberitakan Israel  bahwa serangan Israel setiap minggu terakhir terkonstrasi  di Suriah.

Haarezt menambahkan bahwa, sejak Selasa, 6 Februari lalu hingga  Rabu, Angkatan Udara Israel menyerang fasilitas pertahanan dan penelitian Suriah di desa Jamraya, dekat ibukota Suriah, Damaskus.

Sejumlah media Arab melaporkan bahwa Israel telah mengebom lokasi tersebut setidaknya dua kali. Selain itu Israel juga meluncurkan serangan udara di sebuah bangunan pertahanan dan penelitian dekat kota Hama September lalu.

Meskipun ketegangan antara Israel dan negara-negara tetangga terus meningkat, Israel percaya bahwa pemerintah Lebanon dan Hizbullah tidak akan melakukan konfrontasi terkait perbatasan negara, hal ini dikarenakan sumber ketegangan sebenarnya adalah adanya pabrik senjata dan kemungkinan bahwa Israel akan menggunakan kekuatannya untuk menggagalkan rencana Iran dimana langkah ini akan dibalas dengan keras oleh Hizbullah.

Rabu, 7 Februari lalu tentara Israel mulai membangun tembok di sepanjang perbatasan Lebanon dekat Rosh Hanikra di Galilea. Tembok tersebu akan dibangun sejauh 11 kilometer dan akan memakan waktu beberapa bulan dimana hal ini ditentang oleh pemerintah Lebanon.

Sebelumnya pesawat tempur Israel F-16 ditembak jatuh oleh Angkatan Udara Suriah, Sabtu (10/02/2018) subuh dini hari setelah pesawat tersebut menyerang pangkalan militer Suriah dekat Dataran Tinggi Golan.

Sementara itu, Hizbullah Lebanon mengumumkan bahwa langkah pertahanan udara Suriah yang berhasil menjatuhkan pesawat F-16 Israel menandai dimulainya babak baru serta akan membuat Israel tidak berani lagi melanggar batas udara di Suriah.

(T.RS/S:Maannews)

leave a reply
Posting terakhir