Libanon gunakan blok energi yang diperselisihkan oleh menteri Israel

Beirut, SPNA - Menteri Energi Lebanon mengatakan pada hari Jumat (10/02/2018) bahwa akan ada eksplorasi penuh di blok energi lepas pantai yang sebagian terletak di perairan yang diperselisihkan oleh negara tetangga Israel.

BY adminEdited Mon,12 Feb 2018,11:41 AM

Beirut, SPNA - Menteri Energi Lebanon mengatakan pada hari Jumat (10/02/2018) bahwa akan ada eksplorasi penuh di blok energi lepas pantai yang sebagian terletak di perairan yang diperselisihkan oleh negara tetangga Israel.

Libanon mengatakan bahwa pihaknya telah menandatangani kontrak eksplorasi dan produksi minyak dan gas lepas pantai pertama untuk dua blok energi, termasuk Blok 9 yang dipersengketakan.

Sebuah konsorsium Total Prancis, Eni Italia dan Novatek Rusia menandatangani kesepakatan untuk kedua blok tersebut, yang termasuk di antara lima yang diajukan Lebanon untuk tender di putaran lisensi pertama yang ditunda di negara tersebut.

Israel dan Lebanon telah saling bertukar ancaman dan kutukan atas tender tersebut, di tengah meningkatnya ketegangan mengenai batas-batas wilayah dan laut di antara keduanya.

"Hari ini, kami mengumumkan bahwa kami telah memulai jalur perminyakan kami ... setelah menandatangani kesepakatan dan meluncurkan kegiatan eksplorasi," Menteri Energi Lebanon Cesar Abi Khalil mengatakan pada sebuah upacara di Beirut.

Sumur pertama akan dibor di Blok 4 pada 2019, kata Stephane Michel, presiden Total untuk eksplorasi dan produksi di Timur Tengah dan Afrika Utara.

Sumur kedua akan dibor di Blok 9 lebih dari 25 km (15 mil) dari perbatasan, katanya pada upacara tersebut. "Tidak ada alasan untuk tidak melanjutkan dengan cara ini," Michel menambahkan.

Pejabat Lebanon dan Israel mengatakan David Satterfield, asisten menteri luar negeri AS, berada di Israel pekan lalu dan di Lebanon minggu ini dalam sebuah misi mediasi. Pejabat AS mengkonfirmasi perjalanannya tanpa merinci agendanya.

Lebanon, yang memandang Israel sebagai negara musuh, memiliki perselisihan perbatasan maritim yang belum terselesaikan dengan tetangganya di atas wilayah segitiga laut sekitar 860 sq km (330 mil persegi).

Zona tersebut meluas di sepanjang tiga blok energi lepas pantai yang dilelang Libanon awal tahun lalu.

(T.RA/S: Middle East Monitor)

leave a reply
Posting terakhir