Kritik tentara Israel, anggota Arab Parlemen Knesset Zoabi dikeluarkan dari sebuah pertemuan

Yerusalem, SPNA - Anggota Arab parlemen Knesset Israel, Hanin Zoabi, dipaksa keluar dari sebuah sesi petemuan parlemen setelah dia mengkritik kekerasan yang dilakukan oleh pasukan pendudukan melawan orang-orang Palestina, Arab48 melaporkan, Senin (12/02/2018).

BY adminEdited Wed,14 Feb 2018,12:55 PM

Yerusalem, SPNA - Anggota Arab parlemen Knesset Israel, Hanin Zoabi, dipaksa keluar dari sebuah sesi petemuan parlemen setelah dia mengkritik kekerasan yang dilakukan oleh pasukan pendudukan melawan orang-orang Palestina, Arab48 melaporkan, Senin (12/02/2018).

Dalam sebuah pertemuan untuk Komite Pendidikan Knesset, Zoabi, dari Daftar Gabungan Arab, mengkritik pasukan pendudukan Israel yang membunuh orang-orang Palestina.

"Seseorang akan disebut pembunuh meski hanya melakukan sekali saja pembunuhan dalam hidupnya," katanya," jadi begitulah kita menyebut tentara (Israel), yang hanya sesekali membunuh dalam hidupnya dan tidak setiap hari."

Ketua Komite Pendidikan Yakov Margi menanggapi Zoabi, "Tentara Israel bukanlah pembunuh. Mereka beroperasi dalam kenyataan yang tidak mungkin (untuk menghindari pembunuhan tersebut). "

Sebelum meninggalkan ruangan, Zoabi meminta untuk mengambil barang-barangnya, tapi anggota parlemen MK Shuli Moalem-Refaeli dari partai Yahudi mengatakan, "Mungkin Anda pun telah meninggalkan barang-barang Anda di Marmara."

Moalem-Refaeli mengacu pada kapal Turki yang berusaha untuk mematahkan pengepungan Israel di Gaza pada tahun 2010, di mana Zoabi berada di atas armada kapal tersebut. Komando Israel menyerang kapal tersebut dan menewaskan sepuluh orang Turki.

Komite telah bertemu untuk membahas RUU yang akan memberi kekuatan bagi menteri pendidikan untuk melarang organisasi sayap kiri memasuki sekolah.

(T.RA/S: Middle East Monitor)

leave a reply