Sekjen PBB: Perang Israel-Hizbullah akan menjadi mimpi terburuk

Lisbon, SPNA - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa,Antonio Guterres, Senin (19/02/2018), mengatakan bahwa sebuah konfrontasi langsung antara Israel dan Hizbullah akan menjadi "mimpi buruk terburuknya", Reuters melaporkan.

BY adminEdited Tue,20 Feb 2018,11:07 AM

Lisbon, SPNA - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa,Antonio Guterres, Senin (19/02/2018), mengatakan bahwa sebuah konfrontasi langsung antara Israel dan Hizbullah akan menjadi "mimpi buruk terburuknya", Reuters melaporkan.

Guterres mengatakan bahwa sinyal terbaru dari Israel dan kelompok teroris yang didukung Iran tersebut menunjukkan adanya keinginan untuk tidak membiarkan ini terjadi, tetapi "terkadang sedikit percikan cukup untuk memicu terjadinya konflik semacam ini."

"Saya sangat khawatir tentang eskalasi keras kelak di seluruh wilayah," Guterres mengatakan kepada wartawan di kota asalnya, Lisbon.

"Mimpi buruk yang terburuk adalah jika ada konfrontasi langsung antara Israel dan Hizbullah ... tingkat kehancuran di Lebanon akan benar-benar menghancurkan, jadi ada poin utama yang menjadi perhatian di sekitar situasi ini," dia memperingatkan.

Pekan lalu, seorang pejabat senior Hizbullah mengeluarkan sebuah ancaman kepada Israel menyusul insiden di wilayah utara dimana Angkatan Udara Israel menjatuhkan pesawat tak berawak Iran yang menyusup ke wilayah Israel dan F16 Israel ditembak jatuh oleh tembakan anti-pesawat Suriah.

Pejabat tersebut mengatakan bahwa Israel akan melakukan "tindakan bodoh" jika memulai "agresi" melawan Suriah, Lebanon atau Gaza.

Pada hari Jumat, pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah dengan angkuh mengatakan bahwa serangan pesawat tempur F-16 Israel merupakan sebuah "pencapaian yang sangat besar" dan juga mengancam proyek energi lepas pantai Israel.

Komentar Guterres juga muncul di tengah perselisihan antara Israel dan Lebanon mengenai pengeboran gas lepas pantai.

Hampir dua minggu yang lalu, Lebanon menandatangani kontrak pertamanya untuk mengebor minyak dan gas di lepas pantai dengan sebuah konsorsium yang terdiri dari raksasa energi Total, ENI dan Novatek, termasuk satu blok yang diperselisihkan oleh Israel.

Israel mengatakan, satu dari dua blok di Mediterania timur tempat Lebanon ingin mengebor minyak miliknya, dan telah mengecam setiap eksplorasi Beirut sebagai "provokatif".

(T.RA/S: Israel National News)

leave a reply