Sejak 30 tahun lalu Israel sita 250 jasad pejuang Palestina

Ramallah, SPNA - Badan Urusan Tahanan Palestina, Sabtu (10/03/2018) mengatakan bahwa  Israel masih menahan jasad 250 warga Palestina dimana sebagian dari mereka sudah ditahan sejak 30 tahun lalu.

BY adminEdited Mon,12 Mar 2018,09:40 AM

Ramallah, SPNA - Badan Urusan Tahanan Palestina, Sabtu (10/03/2018) mengatakan bahwa  Israel masih menahan jasad 250 warga Palestina dimana sebagian dari mereka sudah ditahan sejak 30 tahun lalu.

Kepala Unit Dokumentasi Abdel Nasser Ferwana mengatakan bahwa penyitaan jasad warga Palestina adalah kejahatan kemanusiaan,dan bertentangan dengan nilai-nilai agama, hukum dan moral.

‘’Israel adalah satu-satunya yang melakukan kejahatan itu, penahanan jasad warga tersebut bertentangan dengan undang-undang internasional,dan Konvensi Jenewa I, III dan IV, ‘’ tambahnya.

Berdasarkan perjanjian tersebut Israel harus menghormati dan  memulangkan jasad warga Palestina kepada pihak keluarga.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam peringatan 40 tahun ‘’Operasi komando pantai’’ dimana pemerintah Israel menahan jasa Dalal Maghrabi pemimpin operasi tersebut.

Maghribi gugur dalam bentrokan dengan pasukan Israel pada 11 Maret 1978 dan hingga saat ini tubuhnya masih disita.

Sebelumnya Pusat Penelitian Abdullah Al-Haurani melaporkan bahwa selama bulan Februari, 9 warga Palestina gugur akibat kebrutalan pasukan Israel sementara puluhan lainnya menderita luka-luka di  sejumlah wilayah di Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Israel juga menahan 420 warga Palestina dalam demonstrasi dan bentrok di sejumlah wilayah Tepi Barat, Yerusalem dan Jalur Gaza bulan lalu dimana diantara tahanan adalah anak-anak dibawah umur.

(T.RS/S:RtArabic)

leave a reply
Posting terakhir