Donald Trump tidak akan menghadiri peresmian kedubes AS di Al-Quds Mei mendatang

Al-Quds, SPNA - Channel 2 Israel, Selasa (27/03/2018) melaporkan bahwa Presiden AS Donald Trump tidak akan hadir dalam pembukaan kedutaan AS di Al-Quds Mei mendatang.

BY adminEdited Wed,28 Mar 2018,10:34 AM

Al-Quds, SPNA - Channel 2 Israel, Selasa (27/03/2018) melaporkan bahwa Presiden AS Donald Trump tidak akan hadir dalam pembukaan kedutaan AS di Al-Quds Mei mendatang.

Menurut stasiun TV tersebut, ‘Ketidakhadiran Donald Trump, disebabkan karena persiapan melaksanakan kesepakatan nuklir dengan Iran, yang akan diselanggarakan pada bulan yang sama dengan peresmian Kedutaan Besar AS di Al-Quds.

Departemen Luar Negeri AS, dalam sebuah pernyataan Februari lalu mengumumkan niatnya untuk menyelesaikan relokasi kedubes AS dari Tel Aviv ke Yerusalem pada tanggal 14 Mei bertepatan dengan peringatan 70 tahun tragedi Palestina dan pembentukan negara Yahudi.

Sebelumnya Presiden AS Donald Trump, Rabu (06/12/2017) menetapkan secara resmi bahwa seluruh wilayah Al-Quds adalah ibukota bagi Israel serta akan merelokasi kedubesnya ke kota suci tersebut bertepatan dengan peringatan tragedi Palestina Mei mendatang.

Keputusan Donald Trump tersebut memberikan lampu hijau bagi Israel untuk meningkatkan pencaplokan wilayah dan pembangunan ilegal, serta merubah status di kota suci tersebut.

Amerika Serikat juga telah mengurangi dukungannya terhadap UNRWA awal tahun ini karena sikap Palestina dan masyarakat internasional yang menentang deklarasi Presiden AS Donald Trump bahwa kota Yerusalem ibukota Israel.

Majelis Umum PBB, Kamis (21/12/2017) menetapkan sebuah resolusi dengan dukungan 128 negara bahwa status Al-Quds harus diselesaikan melalui perundingan langsung antara Palestina dan Israel, sesuai dengan resolusi Dewan Keamanan PBB terkait.

Pertengahan Januari lalu,   Dewan Pusat Palestina mengumumkan, bahwa Palestina  akan menangguhkan pengakuan terhadap kedaulatan Israel sampai Israel mengakui kedaulatan Palestina di perbatasan 1967 serta menghentikan  pendudukan terhadap Yerusalem Timur dan permukiman ilegal.

(T.RS/S:Maannews)

leave a reply