Hamas berjanji akan lanjutkan aksi anti-Israel

Gaza, SPNA - Pimpinan Hamas Ismail Haniyah, Senin (09/04/2018), mengatakan bahwa aksi massa anti-Israel saat ini akan terus berlanjut sampai tujuannya tercapai.

BY adminEdited Tue,10 Apr 2018,11:06 AM

Gaza, SPNA - Pimpinan Hamas Ismail Haniyah, Senin (09/04/2018), mengatakan bahwa aksi massa anti-Israel saat ini akan terus berlanjut sampai tujuannya tercapai.

Haniyah membuat pernyataannya pada Senin sore di Kota Gaza, hanya beberapa ratus meter dari pagar keamanan perbatasan antara Gaza timur dan Israel.

"Salam kepada para pahlawan yang membuat gambar-gambar konfrontasi sebagai bagian dari Intifada yang pecah di tanah yang diberkati ini untuk kebebasan dan hak untuk kembali ke seluruh tanah Palestina," kata Haniyah.

Pada 30 Maret, bertepatan dengan Hari Tanah Palestina, adalah awal dari enam minggu protes anti-Israel, yang diperkirakan akan mencapai puncaknya pada 15 Mei mendatang, sehari setelah ulang tahun ke-70 deklarasi kemerdekaan Israel, yang justru ditandai oleh warga Palestina sebagai Hari Nakba , atau "Hari Bencana."

"Kami akan kembali ke Palestina dan desa-desa kami dan akan kembali ke Yerusalem dan akan membawa orang-orang kami dari semua daerah pengungsian dan Diaspora ke tanah yang diberkati," kata pimpinan Hamas tersebut.

Sejak awal demonstrasi anti-Israel pada 30 Maret, sekitar 32 warga Palestina, termasuk seorang wartawan dan dua anak gugur dan 2.850 lainnya terluka, menurut kementerian kesehatan di Gaza.

Protes massal, yang dikenal sebagai "Great March of Return," menuntut hak para pengungsi Palestina untuk kembali ke rumah mereka yang diduduki oleh Israel.

Puluhan tenda telah dipasang di area 700 meter dari perbatasan antara Gaza.

"Puluhan ribu warga Gaza akan berbaris menuju Palestina, menuju desa-desa dan kota-kota mereka," kata Haniyah.

Ia juga mengecam pemerintah AS karena menggagalkan perjuangan Palestina.

"Apa yang dilakukan pemerintahan Amerika dan semua yang berkolusi dengannya sungguh memalukan karena telah menjadi penyebab hilangnya Palestina," Haniyah menyimpulkan.

(T.RA/S: Sina)

leave a reply
Posting terakhir