Menteri Pertahanan Israel: “Tentara Israel paling bermoral di dunia’’

Tel Aviv, SPNA - Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman, Selasa (10/04/2018) membela sniper Israel yang menembaki seorang demonstran Palestina serta menyatakan ....

BY adminEdited Wed,11 Apr 2018,10:17 AM

Tel Aviv, SPNA - Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman, Selasa (10/04/2018) membela sniper Israel yang menembaki seorang demonstran Palestina serta menyatakan bahwa pembunuh tersebut layak mendapat penghargaan.

Dalam komentarnya terhadap sebuah video yang mendokumentasikan penembakan seorang warga Palestina di dekat pagar keamanan  Jalur Gaza oleh sniper Israel, Lieberman mengatakan bahwa tentara Israel paling bermoral di dunia.

Hal ini disampaikan setelah sebuah video beredar yang menunjukkan tentara Israel mengekspresikan kegembiraan mereka setelah menembak pemuda Palestina di pagar pembatas.

Video tersebut memancing reaksi beragam di Israel, sebagian mendukung tindakan sniper tersebut namun sebagian lainnya mengecam.

Terkait kameramen yang merekam kejadian tersebut, Lieberman mengatakan bahwa Ia berafiliasi kepada Hamas.

Kameramen tersebut telah bekerjasama dengan Hamas sejak 2011 serta menerima gaji. ‘’Ia menggunakan peralatan fotografi untuk mengumpulkan informasi intelijen tentara Israel yang berada di lokasi, ‘’ tuduhnya.

Avigdor Lieberman sebelumnya mengatakan bahwa tidak ada warga yang tidak berdosa dalam barisan demonstran Gaza. Lieberman mengklaim bahwa mereka menerima gaji dari Hamas.

Ia juga membenarkan penembakan yang dilakukan tentara Israel terhadap para demonstran Palestina.

Sebelumnya surat kabar Palestina Maannews, melaporkan bahwa 32 warga Palestina gugur dan 1500 lainnya luka-luka dalam demonstrasi lanjutan Great March Of Return yang dimulai sejak akhir bulan Maret lalu.

Jaksa Penuntut Umum Pengadilan Pidana Internasional Fatou Bensouda, Minggu (08/04/2018) mengatakan pihaknya akan melakukan penyelidikan awal terkait tindak kriminal yang dilakukan Israel terhadap tindakan kriminal tentara Israel tersebut

Setiap tanggal 30 Maret warga Palestina memperingati ‘’Great March Of Return’’ untuk mengenang peristiwa pembunuhan 6 warga Palestina dalam aksi protes terhadap pengusiran warga dan pencaplokan wilayah Palestina 30 Maret 1976 silam.

(T.RS/S:RtArabic)

leave a reply