Ketua Partai Buruh Inggris, Jeremy Corbin tuntut pemerintah hentikan penjualan senjata ke Israel

London, SPNA - Ketua Partai Buruh Inggris,  Jeremy Corbin meminta pemerintah Inggris mempertimbangkan kembali transaksi senjata ke Israel setelah pembunuhan demonstran Palestina....

BY adminEdited Wed,11 Apr 2018,10:21 AM

London, SPNA - Ketua Partai Buruh Inggris,  Jeremy Corbin meminta pemerintah Inggris mempertimbangkan kembali transaksi senjata ke Israel setelah pembunuhan demonstran Palestina di  perbatasan Gaza, di mana 32 warga Palestina tewas ditembak sniper Israel.

Dalam status Facebooknya, Selasa (10/04/2018)  Corbin meminta pemerintah Inggris mendukung seruan Sekjen PBB untuk melakukan penyelidikan atas pembunuhan demonstran di Gaza dan mempertimbangkan kembali penjualan senjata yang digunakan Israel yang digunakan untuk membunuh warga Palestina.

“Membunuh dan menyakiti demonstran Palestina yang tak bersenjata oleh pasukan Israel di Gaza tidak dapat diterima, ilegal dan tidak manusiawi. ‘’

Ia menambahkan bahwa mayoritas penduduk Jalur Gaza adalah pengungsi yang hidup dibawah blokade sejak 10 tahun terakhir dimana hak-hak mereka mereka dirampas. Karena itu mereka berhak  menggelar aksi protes terhadap atas tindak semena-mena Israel.

‘’Rakyat Palesina berhak untuk mendapatkan hak mereka menentukan nasib sendiri, ‘’ tegasnya.

Corbin juga menegaskan dukungannya terhadap warga Israel yang melakukan demonstrasi memprotes tindak kriminal yang dilakukan pemerintah mereka.

Sebelumnya surat kabar Palestina Maannews, melaporkan bahwa 32 warga Palestina gugur dan 1500 lainnya luka-luka dalam demonstrasi lanjutan Great March Of Return yang dimulai sejak akhir bulan Maret lalu.

Jaksa Penuntut Umum Pengadilan Pidana Internasional Fatou Bensouda, Minggu (08/04/2018) mengatakan pihaknya akan melakukan penyelidikan awal terkait tindak kriminal yang dilakukan Israel terhadap tindakan kriminal tentara Israel tersebut

Setiap tanggal 30 Maret warga Palestina memperingati ‘’Great March Of Return’’ untuk mengenang peristiwa pembunuhan 6 warga Palestina dalam aksi protes terhadap pengusiran warga dan pencaplokan wilayah Palestina 30 Maret 1976 silam.

(T.RS/S:RtArabic)

leave a reply