Militer Israel klaim menghancurkan terowongan Hamas yang melintas dari Jalur Gaza

Yerusalem, SPNA - Militer Israel mengatakan, Minggu (08/04/2018), telah menghancurkan terowongan Hamas yang menyeberang dari Jalur Gaza ...

BY adminEdited Mon,16 Apr 2018,12:27 PM

Yerusalem, SPNA - Militer Israel mengatakan, Minggu (08/04/2018), telah menghancurkan terowongan Hamas yang menyeberang dari Jalur Gaza ke wilayahnya setelah lebih dari dua pekan berlangsung ketegangan di sepanjang perbatasan tersebut. Menteri Pertahanan Avigdor Lieberman mengatakan bahwa itu adalah terowongan Gaza terpanjang dan terdalam yang ditemukan oleh Israel. Terowongan tersebut menyeberang ke wilayah Israel beberapa meter tetapi belum memiliki titik keluar, kata juru bicara militer Jonathan Conricus kepada wartawan.

Terowongan ini terhubung dengan beberapa yang lain di Jalur Gaza dan bisa digunakan untuk serangan, dengan cara mengisinya dengan bahan yang membuatnya tidak berfungsi.

"Kami mengisi terowongan dengan material yang membuatnya tidak berfungsi untuk jangka waktu yang sangat lama," kata Conricus. Bahan peledak tidak digunakan.

"Menurut penilaian awal kami, terowongan ini mencapai bebrapa kilometer ke Jalur Gaza." Terowongan tersebut berasal dari daerah Jabaliya di Jalur Gaza utara dan sedang digali ke arah komunitas Nahal Oz di Israel, katanya.

Itu adalah terowongan Gaza kelima yang dihancurkan oleh Israel dalam beberapa bulan terakhir, kata Conricus. Israel menghancurkannya selama akhir pekan.

Operasi itu dilakukan setelah protes di sepanjang perbatasan Gaza sejak 30 Maret yang telah menyebabkan bentrokan, di mana pasukan Israel telah menewaskan 34 warga Palestina dan melukai ratusan lainnya. Israel menuduh Hamas sedang berusaha menggunakan protes untuk melakukan kekerasan dan mengatakan terowongan yang hancur itu bisa digunakan untuk tujuan tersebut.

Israel telah menghadapi kritik atas penggunaan amunisi langsung di sepanjang perbatasan Gaza sejak 30 Maret, sementara Uni Eropa dan pemimpin PBB Antonio Guterres menyerukan penyelidikan independen.

(T.RA/S: Osnepal)

leave a reply