Menteri Israel tolak walikota Gennevilliers, Perancis memasuki Israel

Tepi Barat, SPNA - Menteri Dalam Negeri Israel Aryeh Deri, Senin (16/04/2018), menolak untuk mengizinkan walikota Gennevilliers - Perancis, Patrice Leclerc, untuk memasuki Israel.

BY adminEdited Tue,17 Apr 2018,11:26 AM

Tepi Barat, SPNA - Menteri Dalam Negeri Israel Aryeh Deri, Senin (16/04/2018), menolak untuk mengizinkan walikota Gennevilliers - Perancis, Patrice Leclerc, untuk memasuki Israel.

Leclerc, yang merupakan bagian dari delegasi walikota yang berencana mengunjungi pemimpin Fatah yang mendekam di Penjara Israel pada November lalu, Marwan Barghouti, tiba pada hari Senin di pesimpangan Allenby, antara Yordania dan Israel, bersama istrinya.

Ia, sang walikota, dicegah dengan alasan karena mendukung gerakan BDS pendudukan anti-Israel.

Deri mengatakan, "Kami tidak akan mengizinkan siapa pun yang bertindak melawan Israel untuk memasuki Israel untuk bertindak dan menghasut negara.”

"Ini adalah kewenangan yang diberikan kepada saya dalam hukum dan saya akan menggunakannya selama saya diminta untuk melakukannya dan selama ada kebutuhan untuk mencegah masuknya orang-orang yang akan bertindak untuk menghasut Israel dan menyerukan boikot," tambahknya.

Menteri Urusan Strategis dan Informasi Gilad Erdan mengatakan, "Mereka yang memboikot Negara Israel tidak akan masuk ke negara itu, apalagi dalam kasus seseorang yang membawa posisi resmi."

Leclerc, anggota partai Komunis Prancis, mendorong Gennevilliers untuk mengakui Negara Palestina - melalui sebuah pengakuan simbolis yang dibatalkan pada Maret menyusul tekanan dari pemerintah Presiden Prancis Emmanuel Macron.

(T.RA/S: Days of Palestine)

leave a reply