Israel sebarkan ribuan selebaran mengancam warga Gaza

Jalur Gaza, SPNA - Pemerintah Israel menyebarkan ribuan selebaran mengancam akan membunuh warga Gaza yang mencoba mendekati pagar pembatas yang memisahkan ....

BY adminEdited Mon,14 May 2018,10:46 AM

Jalur Gaza, SPNA - Pemerintah Israel menyebarkan ribuan selebaran mengancam akan membunuh warga Gaza yang mencoba mendekati pagar pembatas yang memisahkan Gaza dan wilayah yang diduduki Israel.

Rt Arabic, Minggu (13/05/2018) melaporkan bahwa selebaran tersebut juga menuduh Gerakan Hamas menyerang warga dan instalasi pemerintah Israel yang berdekatan dengan Jalur Gaza.

“Tentara Israel akan mengambil tindakan keras untuk membendung Hamas serta melindungi warga dan kedaulatan Israel,’’ tulis selebaran tersebut.

Pemerintah Israle juga menuduh Hamas menyembunyikan kebenaran serta mempertaruhkan nyawa warga Palestina. Hamas juga dituduh menggali terowongan dengan dana warga Gaza.

Channel TV Israel sebelumnya memprediksi bahwa 300 hingga 400 ribu warga Palestina akan melakukan demonstrasi besar-besaran di perbatasan Gaza memperingati hari Tragedi Palestina (Nakba), Senin dan Selasa .

Mereka diprediksi akan menembus pagar pembatas dan merusak fasilitas Israel dan menculik tentara. 

Israel sebelumnya telah meningkatkan jumlah pasukan di perbatasan Gaza yang terdiri dari ratusan tentara, penembak jitu.  Sejumlah tank, helikopter tempur dan drone juga berbaris di perbatasan Gaza.

Seorang pejabat senior di komando militer yang tidak disebutkan namanya, mengatakan  surat kabar Israel, Haaretz, Jum’at (11/05/2018) bahwa Senin depan AS akan meresmikan kedutaan besarnya di Al-Quds yang diduduki. Sehari setelahnya warga Palestina juga memperingati hari tragedi Palestina (Nakba).

‘’Demonstrasi Nakba Selasa mendatang akan berlangsung lebih panas dari demonstrasi beberapa minggu terakhir. Prajurit Israel sedang bersiap mengambil tindakan menanggulangi segala kemungkinan pecahnya konfrontasi di 17 titik di Jalur Gaza dan Tepi Barat, ‘’ tulis Haaretz. 

Demi mengantisipasi ledakan masa, 11 batalion di kerahkan di sepanjang perbatasan Gaza. Pasukan Israel juga akan meningkatkan jumlahnya di Tepi Barat secara siginifikan.

Sejak 30 Maret lalu, ribuan warga Palestina menggelar demonstrasi dekat pagar pembatas antara Gaza dan wilayah yang diduduki Israel.

Hingga saat ini hampir 53 warga Palestina gugur dan ribuan lainnya terluka akibat tindakan brutal pasukan Israel.

Jaksa Penuntut Umum Pengadilan Pidana Internasional Fatou Bensouda, Minggu (08/04/2018) mengatakan pihaknya akan melakukan penyelidikan awal terhadap pembunuhan demonstran yang dilakukan IDF dalam peringatan Great March of Return.

(T.RS/S:RtArabic)

leave a reply