Lebih dari 1000 pemukim Israel serbu Masjid Al-Aqsa

Yerusalem, SPNA - Lebih dari 1.000 pemukim Israel tmenyerbu Masjid al-Aqsa sejak Minggu pagi (13/05/2018) di bawah pengawasan polisi Israel.

BY adminEdited Mon,14 May 2018,11:04 AM

Yerusalem, SPNA - Lebih dari 1.000 pemukim Israel tmenyerbu Masjid al-Aqsa sejak Minggu pagi (13/05/2018) di bawah pengawasan polisi Israel.

Sumber lokal mengatakan kepada wartawan PIC bahwa ketegangan telah pecah di Masjid, terlebih ratusan pemukim ekstremis, rabbi dan pemimpin Israel diperkirakan mengunjungi Masjid pada siang hari untuk menandai apa yang disebut "Hari Penyatuan Kembali Yerusalem".

Reporter PIC mengatakan bahwa polisi Israel menyerang sekelompok penjaga Masjid Al-Aqsa yang memprotes ritual Talmud dan ritual provokatif yang dilakukan oleh para pemukim di tempat suci tersebut.

Pejabat media di Departemen Awqaf Islam Firas al-Dibis mengatakan bahwa situasi mulai memburuk ketika polisi Israel membuka Gerbang al-Maghareba yang memungkinkan lebih banyak pemukim masuk.

Kelompok yang disebut Temple Mount telah meminta media sosial untuk melakukan serangan massal ke Masjid al-Aqsa pada hari peringatan pendudukan Israel di Yerusalem.

Pada 13 Mei warga Israel merayakan ulang tahun ke 51 pendudukan bagian timur menjadi bagian Yerusalem selama perang 1967, yang juga dikenal sebagai "kemunduran Juni".

Sebelum 1967, Yerusalem dibagi menjadi dua bagian: bagian barat, yang dikelola oleh Israel, dan yang sebelah timur yang dikelola oleh Yordania. Orang Israel merayakan "Hari Reunifikasi Yerusalem" dalam upaya untuk menekankan bahwa Yerusalem adalah ibu kota abadi Israel.

Israel menduduki bagian barat Yerusalem, yang mencakup 84,1% dari wilayahnya, pada tahun 1948, sedangkan bagian timur, yang mewakili 11,5% dari wilayah kota, tetap dikelola oleh Yordania sampai 1967. Bagian yang tersisa dideklarasikan sebagai demiliterisasi yang dikuasai oleh PBB.

(T.RA/S: PIC)

leave a reply