Derita tahanan Palestina ketika menyambut bulan suci Ramadhan

Ramallah, SPNA - Portal Palestina, Qudsnews melaporkan bahwa  Layanan Penjara Israel,  (Israeli Prison Servie) hingga saat ini masih mengabaikan tuntutan para tahanan di bulan suci Ramadhan.

BY adminEdited Thu,17 May 2018,11:10 AM

Ramallah, SPNA - Portal Palestina, Qudsnews melaporkan bahwa  Layanan Penjara Israel,  (Israeli Prison Servie) hingga saat ini masih mengabaikan tuntutan para tahanan di bulan suci Ramadhan.

Pusat Studi Tahanan Palestina, dalam konferensi pers Selasa, (15/05/2018) melaporkan bahwa  Penjara Israel menolak memberikan tempat khusus bagi tahanan Palestina yang hendak menunaikan sholat seperti yang mereka berikan untuk tahanan Yahudi.

Mereka juga melarang masuk buku-buku agama, baik  Al-Quran, Tafsir atau bahkan kaset-kaset Al-Qur'an yang dibawa oleh keluarga tahanan ketika berkunjung. 

IPS juga melarang pelaksanaan sholat tarawih berjamaah di tempat umum. Sebagian penjara meletakkan tahanan Palestina di sel isolasi serta melarang tahanan melaksanakan praktik keagamaan secara berjamaah dan tidak memberikan mereka makanan yang sesuai dengan bulan puasa, terang lembaga tersebut.

Meskipun demikian, para tahanan Palestina tetap konsisten melaksanakan ibadah di bulan Ramadhan dengan puasa, membaca Al-Quran, dan sholat malam.

Pusat Studi Tahanan Palestina menilai bahwa sikap Israel tersebut melanggar hukum dan konvensi internasional, khususnya Konvensi Jenewa III dan IV ,  Pasal 86 terkait ritual keagamaan di penjara.

Pusat Studi untuk Tahanan Palestina, menyerukan Palang Merah Internasional dan organisasi hak asasi manusia untuk menekan Israel agar mematuhi undang-undang internasional terkait tahanan.

(T.RS/S:Qudsnews)

leave a reply