Pemerintah Afrika Selatan didesak untuk putuskan hubungan diplomatik dengan Israel

Pretoria, SPNA - Liga Pemuda Kongres Nasional Afrika (ANCYL) mendesak pemerintah Afrika Selatan pada hari Rabu (16/05/2018) ...

BY adminEdited Thu,17 May 2018,11:52 AM

Pretoria, SPNA - Liga Pemuda Kongres Nasional Afrika (ANCYL) mendesak pemerintah Afrika Selatan pada hari Rabu (16/05/2018) untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel karena telah melakukan pembunuhan terhadap warga sipil Palestina.

"ANCYL menuntut duta besar Israel untuk Afrika Selatan harus diusir dari negara kami, dan dengan segera status kedutaan diturunkan," ungkap ANCYL dalam sebuah pernyataan memlaui surat elektronik.

Ini akan menjadi sikap yang lebih radikal yang dapat diambil oleh pemerintah untuk menunjukkan solidaritasnya terhadap rakyat Palestina, kata juru bicara nasional ANCYL, Mlondi Mkhize.

Pemerintah Afrika Selatan pada hari Senin mengumumkan keputusannya untuk menarik duta besarnya di Israel dengan segera sebagai protes terhadap serangan Israel di Jalur Gaza yang diduduki.

Keputusan tersebut dibuat menyusul serangan mematikan Israel di Jalur Gaza pada hari Senin ketika pasukan Israel menembaki warga Palestina yang memprotes peresmian Kedutaan Besar AS di Yerusalem, dan menewaskan puluhan warga Palestina dan melukai banyak lainnya.

ANCYL menyambut baik keputusan pemerintah yang menarik duta besarnya di Israel sebagai solidaritas dan sikap bersahaja untuk mendukung rakyat Palestina, kata Mkhize.

“Ini menegaskan hubungan persaudaraan kami kepada orang-orang Palestina. Kami tegaskan bahwa solusi dua negara adalah alternatif terbaik untuk kebuntuan yang sedang berlangsung,” katanya.

Partai politik lainnya, termasuk Pejuang Kemerdekaan Ekonomi (EFF) dan Partai Kebebasan Nasional (NFP), juga menyerukan tindakan yang lebih keras terhadap Israel. Mereka mengatakan, menarik duta besar Afrika Selatan untuk Israel tidaklah cukup namun harus juga memulangkan duta besar Israel untuk Afrika Selatan.

Namun, Dewan Perwakilan Yahudi Afrika Selatan (SAJBD) dan Federasi Zionis Afrika Selatan (SAZF) telah mengkritik keputusan pemerintah untuk menarik duta besar Afrika Selatan untuk Israel.

Zev Krengeld dari SAZF mengatakan keputusan itu membuat mereka kecewa dan kesal.

"Pemerintah tidak pernah melakukan ini untuk negara lain," katanya.

Krengeld mengatakan bahwa pemerintah Afrika Selatan hanya memilih pertempuran mereka ketika itu sesuai dengan kebijakan diplomatik mereka.

Namun dalam contoh ini, Afrika Selatan memilih untuk “menjauh dari memainkan peran yang berarti dalam menemukan penyelesaian yang sangat bisa memicu terjadinya konflik.”

(T.RA/S: Africa CGTN)

leave a reply
Posting terakhir

Afrika Selatan putuskan hubungan diplomatik dengan Israel

Cape Town, SPNA - Pemerintah Afrika Selatan berniat untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel sebagai bentuk protes perlakuan Israel terhadap rakyat Palestina, kata Menteri Ilmu Pengetahuan dan Teknologi negara tersebut Naledi Pandor, Senin (19/02/2018).