Razan Najjar, malaikat rahmah yang mengobati korban Palestina gugur ditembak pasukan Israel

Jalur Gaza, SPNA - Razan Al-Najjar (21 tahun) adalah salah satu tim medis yang mengorbkan nyawanya demi meyelematkan korban keganasan pasukan Israel di perbatasan Khan Younis, Selatan Gaza.

BY adminEdited Sat,02 Jun 2018,10:03 AM

Jalur Gaza, SPNA - Razan Al-Najjar (21 tahun) adalah salah satu tim medis yang mengorbkan nyawanya demi meyelematkan korban keganasan pasukan Israel di perbatasan Khan Younis, Selatan Gaza.

Jubah putih yang dikenakan Razan tidak mampu menyelematkannya. Ia gugur ditembak oleh salah satu prajurit Israel dengan peluru panas yang merenggut nyawanya.

Penembakan tersebut terjadi ketika Razan mengangkat tangannya untuk mengisyaratkan bahwa Ia hanya tim medis yang tidak membahayakan siapapun. Ia kemudian berjalan ke arah pagar perbatasan untuk memberikan pertolongan pertama terhadap salah satu korban yang tergelatak akibat ditembak Israel.

Namun pasukan Israel justru menembaknya dari jarak 50 Meter dari perbatasan dimana peluru tersebut merenggut nyawanya.

Tim medis yang menjadi saksi mata dalam kejadian tersebut menyatakan bawa Razan gugur dengan pakaian medis dan obat serta peralatan kedokteran di tangannya.

Direktur Rumah Sakit Khan younis, Salah Rantisi mengatakan bahwa Razan tiba di rumah sakit dalam kondisi mengenaskan akibat disasar peluru pasukan Israel.

Kematian Razan meninggalkan kesedihan mendalam terhadap tim medis Palestina.

Kisah perjuangan Razan dalam memberikan pertolongan pertama terhadap demonstran Palestina telah diabadikan oleh Anadolu Agency awal April lalu dimana Ia mengatakan: ‘’Sulit bagi wanita seperti saya untuk berkontribusi menolong demonstran yang terluka, namun saya tidak putus asa. ‘’

‘’Saya akan melaksanakan tugas saya meskipun akan terus berlanjut hinga berbulan-bulan. Saya tidak akan meninggalkan perbatasan Gaza. Darah warga Gaza yang mengenai pakaian saya adalah darah suci. ‘’

Razan adalah wanita pemberani yang turun ke barisan depan untuk memberikan pertolongan pertama kepada korban.

Sebelumnya Juru bicara Menkes Gaza,  Ashraf Qaddoura dalam keterangannya menyatakan bahwa Razan gugur dan 100 warga Gaza menderita luka-luka akibat ditembak pasukan Israel.

Dengan gugurnya Razan, jumlah korban yang gugur dalam peringatan Great March of Return sejak 30 Maret lalu meningkat menjadi 119 orang.

 (T.RS/S:AnadoluAgency)

leave a reply
Posting terakhir