Tanggapi serangan rudal dari Gaza, Israel rencana bangun permukiman dekat Jalur Gaza

Gaza, SPNA - Menteri Perumahan Israel berencana mendirirkan permukiman baru di dekat wilayah Jalur Gaza yang terblokade terkait protes masa dan terjadinya serangkaian serangkaian .....

BY adminEdited Mon,04 Jun 2018,11:12 AM

Gaza, SPNA - Menteri Perumahan Israel berencana mendirirkan permukiman baru di dekat wilayah Jalur Gaza yang terblokade terkait protes masa dan terjadinya serangkaian serangkaian terpuruk sejak perang 2014.

Yoav Galant, yang juga menjadi anggota Dewan Keamanan, mengusulka rencana pada hari Ahad (03/06/2018) untuk mendirikan permukiman yang menampung sekitar 500 keluarga dan berjarak hanya tujuh kilometer dari daerah kantong Palestina tersebut, Israel Hayom melaporkan.

Galant berharap permukiman tersebut didirikan di wilayah Kibbutz Saad, yang telah menjadi sasaran sejumlah serangan roket dari Gaza.

Laporan terkait hal ini terjadi setelah lebih dari 120 warga Palestina gugur ditembak oleh pasukan Israel selama berlangsungnya protes di perbatasan Gaza.

Pada hari Sabtu, ribuan warga Palestina menghadiri pemakaman seorang perawat muda Palestina yang dibunuh oleh pasukan Israel di perbatasan.

Pada Sabtu malam, berbagai faksi Palestina di wilayah Gaza melontarkan dua proyektil ke wilayah selatan Israel, yang dibalas Israel setidaknya melancarkan tiga serangan udara di Gaza. Tidak ada faksi di Gaza yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan proyektil tersebut, yang terjadi tidak lama setelah pemakaman Razan al-Najjar (21), seorang relawan di Kemeneterian Kesehatan Gaza, yang tertembak di dada saat bertugas di Khan Yunis pada hari Jumat (02/06/2018).

Pasukan Israel telah membunuh setidaknya 120 warga Palestina dan melukai lebih dari 10,000 orang lainnya sejak dimulainya demonstrasi damai pada 30 Maret lalu.

Sementara, tidak ada laporan mengenai jumlah korban di kalangan warga Israel dan hanya beberapa prajurit yang terluka ringan.

Protes, yang disebut “Great March Return”, memusatkan tuntutan mereka untuk kembali ke tanah leluhur mereka yang dirampas Israel saat pembentukan Negara tersebut pada tahun 1948.

Para demonstran juga menuntut dihapuskannya blockade Israel atas Jalur Gaza yang telah berlangsung selama lebih dari satu dekade.

(T.RA/S: MEMO)

leave a reply
Posting terakhir