Warga Palestina akan gelar sholat Idul Fitri di perbatasan Gaza

Jalur Gaza, SPNA - Lembaga Tinggi Gerakan Great March of Return menyeruan warga Gaza untuk melaksanakan sholat Idul Fitri Jumat depan di perbatasan Jalur Gaza, sebagai bagian dari demonstrasi Great March of Return.

BY adminEdited Sat,09 Jun 2018,10:04 AM

Jalur Gaza, SPNA - Lembaga Tinggi Gerakan Great March of Return menyeruan warga Gaza untuk melaksanakan sholat Idul Fitri Jumat depan di perbatasan Jalur Gaza, sebagai bagian dari demonstrasi Great March of Return.

Anggota gerakan Hamas, Ismail Ridwan dalam konferensi pers dekat perbatasan Timur Gaza, Jum’at (08/06/2018) mengatakan: ‘’Jum’at depan kita akan menggelar aksi belasungkawa untuk para syuhada. Kita juga akan mengunjungi rumah-rumah korban kebrutalan Israel.

“Kami menyerukan warga Gaza untuk melaksanakan sholat Idul Fitri Jumat depan di tenda al-Udah, yang didirkan sebagai base camp bagi demonstran Great March of Return.’’

Ia menegaskan bahwa Great March Return digelar bertujuan menegaskan kembali hak-hak bangsa Palestina memperoleh kembali tanah mereka yang dirampas Israel lebih dari 70 tahun lalu.

Ia juga menuntut Israel bertanggung jawab atas blokade yang telah merusak seluruh lini kehidupan di Gaza sejka 12 tahun terakhir.

Demonstrasi Great March of Return telah dimulai sejak 30 Maret lalu yang bertujuan menuntut pemerinntah pendudukan Israel mengembalikan warga Palestina yang telah diusir sejak 1948 ke tanah air mereka.

Komisaris Tinggi PBB  untuk Hak Asasi Manusia,  Zeid bin Raad Hussein menyerukan Israel agar segera berhenti membunuh warga Palestina di perbatasan Jalur Gaza serta menuntut para pejabat Israel dan militer bertanggung jawab atas tindakan  mereka yang tidak manusiawi.

Portal Palestina, Maannews melaporkan bahwa AS kembali menggagalkan Dewan Keamanan PBB untuk mengeluarkan pernyataan mengecam tindak kekerasan yang dilakukan Israel terhadap warga Gaza.

Hingga saat ini jumlah korban sejak dimulainya demonstrasi  Great March of Return bertambah menjadi 127 korban jiwa dan 14700 korban luka-luka.

(T.RS/SAnadoluAgency)

leave a reply