Syekh al-Azhar kecam tuntutan aktivis Perancis untuk menghapus ayat-ayat Jihad dalam al-Quran

Cairo, SPNA - Syeikh Al-Azhar, Dr.Ahmad Tayeb, Senin (11/06/2018) melayangkan kritikan tajam terhadap sejumlah cendikiawan Perancis yang menuntut penghapusan ....

BY adminEdited Tue,12 Jun 2018,10:32 AM

Cairo, SPNA - Syeikh Al-Azhar, Dr.Ahmad Tayeb, Senin (11/06/2018) melayangkan kritikan tajam terhadap sejumlah cendikiawan Perancis yang menuntut penghapusan ayat-ayat Alquran tentang jihad. 

Hal ini disampaikan Al-azhar dalam Peringatan malam Lailatul Qadr dan penghargaan siswa Hafiz Quran  yang diselenggarakan oleh Kementerian Wakaf Mesir dan dihadiri  Presiden Mesir Abdul Fattah al-Sisi.

“Merupakan hal yang wajar bahwa sejak empat belas lalu ada pihak-pihak yang berupaya mesdistorsi, menghina dan memburukkan nama Al-Quran. Hingga hari ini masih ada yang terkena kampanye menyesatkan ini. ‘’

Syeikh Al-Azhar dalam pidatonya juga mengkritik 300 tokoh intelektual dan politisi Perancis yang menuntut penghapusan ayat-ayat jihad dan perlawanan terhadap  orang-orang Yahudi dan Kristen April lalu.

“Sikap campur tangan terhadap kitab suci agama lain seperti ini adalah salah satu penyebab timbulnya terorisme yang paling besar dan mendukung pertumpahan darah. ‘’

“Saya sangat sedih karena orang-orang itu tidak memperhatikan resiko yang ditakibatkan perbuataan mereka dan menyakiti 1.5 Miliar masyarakat dunia yang beriman terhadap kitab suci Al-Quran. ”

Syeikh Ahmad Tayyib juga menjelaskan bahwa tidak ada satu ayat pun dalam Alquran yang menyerukan pembunuhan orang Yahudi dan Kristen.  “Ayat-ayat yang menyerukan kepada peperangan didalam Al-Quran masih dalam kategori dalam perintah untuk melindungi diri dan negara serta melawan mereka yang memerangi umat Islam, ‘’ terangnya.

(T.RS/S:AnadoluAgency)

leave a reply