Istri perdana menteri Israel didakwa melakukan penipuan dan dugaan penyalahgunaan dana publik

Sara Netanyahu, istri Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, pada Kamis (21/06/2018) didakwa melakukan serangkaian kejahatan, termasuk penipuan dan atas dugaan penyalahgunaan dana publik.

BY adminEdited Fri,22 Jun 2018,08:26 AM

MSN - Yerusalem

Yerusalem, SPNA - Sara Netanyahu, istri Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, pada Kamis (21/06/2018) didakwa melakukan serangkaian kejahatan, termasuk penipuan dan atas dugaan penyalahgunaan dana publik.

Sara (59) juga dituduh telah melanggar kepercayaan sehubungan dengan "Persedian Makanan Siap Saji", Jerusalem Post melaporkan.

Ia didakwa menyalahgunakan sekitar $ 100.000 dana publik untuk layanan katering di rumah perdana menteri di Yerusalem dan berbohong dengan menyatakan bahwa tidak memiliki juru masak, ungkap kementerian kehakiman.

Jaksa yang mendakwa dalam kasus "Persedian Makanan Siap Saji" menyatakan bahwa Sara Netanyahu, bersama dengan wakil direktur jenderal, Ezra Seidoff, mengklaim kediaman perdana menteri tidak memiliki juru masak meskipun kenyataannya ada yang bekerja di rumah tersebut. Ia diduga memerintahkan untuk merahasiakan pekerjaan juru masak dan "dia sadar bahwa memesan makanan dari luar untuk tempat tinggal –sementara terdapat seorang juru masak- adalah pelanggaran atas peraturan," harian Haaretz melaporkan.

Sara Netanyahu bertindak "menghindari peraturan dan ketentuan" yang mengatur kediaman resmi "agar dengan curang memperoleh pendanaan negara untuk berbagai biaya untuk dirinya dan keluarganya yang tidak seharusnya dibiayai dengan cara ini," kata dakwaan tersebut.

Dakwaan itu muncul setelah Sara menolak membayar biaya makan di luar meski telah ada sejumlah upaya untuk mencapai kesepakatan.

Sara telah lama menghadapi dakwaan perilaku kasar dan hidup secara berlebihan.

Pada 2016, pengadilan memutuskan bahwa ia telah melakukan pelanggaran terhadap seorang karyawan dan memberikan ganti rugi kepada pria tersebut senilai $ 42.000. Mantan karyawan lain menuduhnya telah melakukan penganiayaan, sebuah tuduhan yang secara keras dibantah oleh Sara.

Jika terbukti bersalah, ia bisa menghadapi hukuman maksimal lima tahun penjara. Meski hingga saat ini belum ada penjelasan kapan persidangannya akan dimulai.

Pengacara Sara Netanyahu merilis sebuah pernyataan yang mengatakan, "Dakwaan itu tidak masuk akal dan delusional. Ini adalah pertama kalinya di Israel bahwa seorang ibu negara didakwa atas tuduhan mengambil makanan. Tidak ada penipuan atau pelanggaran kepercayaan atau kesalahan apa pun ..."

"Sekarang ada kesempatan untuk menjelaskan fakta-fakta. Kami yakin bahwa pada akhirnya keadilan, kebenaran dan logika akan menang," kata pernyataan itu.

Di sisi lain, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu juga menghadapi beberapa penyelidikan polisi terhadap dugaan korupsi. Netanyahu membantah melakukan kesalahan, menepis tuduhan terhadap dirinya dan istrinya sebagai penyihir media. Dalam satu contoh, Netanyahu dan anggota keluarganya diduga menerima perhiasan, cerutu dan sampanye senilai sekitar $ 285.000. Ia juga dicurigai memberikan perlakuan khusus kepada Arnon Mozes, penerbit harian Yediot Ahronot, dan sebagai imbalannya, surat kabar itu akan memberinya liputan yang menguntungkan. Putra sulung pasangan itu, Yair, juga pernah diinterogasi karena berbagai kecurigaan yang semuanya terkait dengan penipuan dan pelanggaran kepercayaan.

(T.RA/S: MSN)

leave a reply