Hamas diduga membuat aplikasi dan akun Facebook palsu untuk memikat tentara IDF

Tel Aviv, SPNA - Anggota Hamas diduga membuat aplikasi dan akun Facebook palsu untuk memikat tentara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) agar secara tidak sadar menyerahkan intelijen mereka.

BY adminEdited Thu,05 Jul 2018,11:19 AM

Tel Aviv, SPNA - Anggota Hamas diduga membuat aplikasi dan akun Facebook palsu untuk memikat tentara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) agar secara tidak sadar menyerahkan intelijen mereka.

Hamas menggunakan akun Facebook palsu akan mengelabui tentara IDF untuk mengunduh aplikasi kencan, yang ketika diunduh, maka memberikan akses pada operator telepon tentara IDF, The Telegraph melaporkan.

GlanceLove, salah satu aplikasi kencan palsu yang dibuat Hamas, akan mengiklankan seseorang yang layak menjadi "kekasih baru yang peduli tentang privasi dan keselamatan mereka (para tentara)."

Setelah tentara IDF - termasuk pria dan wanita - mengunduh aplikasi, maka akan Hamas memperoleh akses ke semua data di ponsel pengguna dan bahkan memiliki kemampuan merekam.

IDF mengatakan bahwa kurang dari 100 tentara terperangkap aplikasi tersebut.

"Hal ini memiliki potensi untuk menyebabkan kerusakan pada keamanan informasi IDF, meski hingga kini belum terjadi kerusakan," kata seorang petugas IDF, The Telegraph melaporkan.

Untuk memancing tentara IDF mengunduh aplikasi, Hamas membuat akun Facebook pria dan wanita palsu, meminta tentara IDF menjadi teman, dan berinteraksi dengan mereka dengan cara yang meyakinkan, tidak mencurigakan dengan “menyukai” gambar dan mengomentari mereka.

Setelah kepercayaan terjalin, para operator Hamas akan mengirim pesan kepada tentara IDF, meminta mereka untuk mengunduh sejumlah aplikasi yang berbeda, yang akan memberi mereka akses ke telepon para tentara.

Aplikasi palsu lainnya yang dibuat oleh Hamas adalah aplikasi pembaruan Piala Dunia. Seorang perwira senior IDF mengatakan bahwa aplikasi tersebut “sebenarnya sangat bagus.”

(T.RA/S: Daily Caller)

leave a reply