Penuhi undangan Mesir, delegasi Hamas kunjungi Cairo

Cairo, SPNA - Juru bicara Gerakan Perlawanan Islam (Hamas), Fauzi Barhoum mengatakan bahwa delegasi Hamas tiba di Cairo Rabu malam (11/07/2018) atas undangan pemerintah Mesir.

BY adminEdited Thu,12 Jul 2018,09:53 AM

Cairo, SPNA - Juru bicara Gerakan Perlawanan Islam (Hamas), Fauzi Barhoum mengatakan bahwa delegasi Hamas tiba di Cairo Rabu malam (11/07/2018) atas undangan pemerintah Mesir.

Barhoum dalam konferensi pers di Jalur Gaza menambahkan bahwa delegasi Hamas  dipimpin wakil biro politik, Syaikh Salih Aruri, dan anggota biro politik, Musa Abu Marzuk,  Khalil Hayah, Husam Badran, Ezzat Rishq serta Ruhi Mushtaha.

Pertemuan tersebut dimaksudkan untuk memenuhi undangan Mesir serta membicarakan hubungan bilateral antara Palestina dan negara Arab lainnya.

Hamas menegaskan keinginannya untuk mencapai rekonsiliasi dan persatuan nasional atas dasar kemitraan dalam melawan pendudukan Israel.

Hamas menambahkan bahwa rekonsiliasi hanya bisa dicapai dengan pengangkatan sangsi atas Jalur Gaza, membangun kembali PLO melalui Dewan persatuan nasional serta mengimplementasikan kesepakatan Cairo 2011.

Hingga saat ini, Otoritas Palestina masih memberlakukan sanksi keras terhadap Jalur Gaza, dengan memotong gaji karyawan Gaza, pensiun dini, pengurangan suplai listrik dan beberapa kebijakan lainnya.

Sangsi tersebut diberlakukan bersamaan dengan blokade Israel sejak 2007 silam, yang menyebabkan kelumpuhan total di Gaza.

Minggu lalu pemerintah  Mesir mengundang Hamas dan Fatah untuk mengunjungi Cairo, dalam rangka melanjutkan dialog rekonsiliasi serta mengakhiri perpecahan yang telah berlangsung sejak 2007 silam.

Sejumlah pihak memprediksi bahwa kedua gerakan Palestina tersebut akan kebali melakukan rekonsiliasi dibawah pengawasan Cairo seperti yang dilaksanakan sebelumnya.

Pelaksanaan kesepakatan dan rekonsiliasi Hamas dan Fatah di Cairo terakhir dilaksanakan pada  taggal 12 Oktober 2017, mengalami banyak hambatan akibat perselisihan mengenai masalah pemberdayaan pemerintah Palestina di Gaza serta kasus pegawai Gaza yang ditunjuk semasa Hamas memerintah sektor tersebut.

(T.RS/S:Palinfo)

leave a reply